Breaking News:

Bandar Sabu Bacok Tangan Polisi

Unit Reskrim Polsek Medan Barat berhasil mengamankan Miswandi seorang bandar sabu di wilayah Martubung Medan Labuhan

Editor: bakri
MEDAN - Unit Reskrim Polsek Medan Barat berhasil mengamankan Miswandi seorang bandar sabu di wilayah Martubung Medan Labuhan. Namun saat dilakukan penangkapan di Gang Punimin Martubung persis di belakang rumahnya, Miswandi nekat membacok tangan kanan seorang polisi.

Menurut informasi di Polsek Medan Barat, Kamis (19/1) petugas polisi dari Polsek Medan Barat berhasil mengamankan tersangka, Jumat (18/1) malam persis di belakang rumah tersangka.

Tersangka merupakan Target Operasi (TO) polisi, karena selama ini telah membuat warga resah dengan aksi yang dilakukan Miswandi. Setelah melakukan pengintaian, akhirnya polisi berhasil menangkap pelaku.

Sebelum menangkap tersangka, petugas awalnya menangkap dua pria yang diketahui bernama Danu (32) dan Anwar (36), keduanya warga Gang Punimin Martubung, yang sedang asik mengkonsumsi sabu-sabu di depan rumah Miswandi.

Saat polisi melakukan penyergapan di rumah tersangka, Miswandi yang mengetahui kedatangan petugas berusaha untuk melarikan diri dan mengambil samurai miliknya. Tidak mau sasarannya lari begitu saja, polisi pun berusaha menangkapnya.

Namun saat melakukan penangkapan, tangan kanan seorang petugas yang diketahui bernama Brigadir Erwin Lubis dibacok oleh pelaku dengan samurai.

Setelah ditangkap, polisi melakukan penggeledahan di rumah tersangka dan menemukan barang bukti sabu sebanyak 5 gram, alat penghisap sabu dan uang tunai hasil penjualan barang haram tersebut.

Saat dijumpai di kantor polisi, Miswandi mengaku kalau dirinya membacok tangan kanan petugas untuk melarikan diri.

Ia mengaku bisnis haram tersebut telah dijalaninya selama dua bulan belakangan ini setelah berhenti bekerja bongkar muat di Pelabuhan Belawan. “Baru dua bulan bang, saya sudah tidak kerja lagi,” katanya di Mapolsek Medan Barat.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Medan Barat Iptu Syarifur Rahman mengatakan para tersangka masih dalam pemeriksaan. Sedangkan anggotanya yang kenak bacok masih dalam perawatan. “Masih kita periksa dan akan kita kembangkan. Tangan anggota saya luka 25 jahitan,” katanya.(Akb/tribun-medan.com)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved