Breaking News:

Mandailing Masih Tanggap Darurat

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mandailing Natal (Madina), Rizpan Juliardy Hutasuhut mengakui, masih

Editor: bakri
MEDAN - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mandailing Natal (Madina), Rizpan Juliardy Hutasuhut mengakui, masih banyak warga mengungsi pascabanjir melanda dua kecamatan di wilayah Madina.

Menurut Hutasuhut, Selasa (19/2), pengsungi di Naga Juang masih ada sekitar 4.176 jiwa atau sekitar 953 Kepala Keluarga (kk). Namun, hingga Selasa (19/2), sudah ada yang kembali ke rumah masing-masing. Ada juga yang masih mengungsi di rumah keluarga mereka.

Sedang banjir yang melanda enam desa di wilayah Panyabungan, kata Hutasuhut, pengungsi mencapai 8.017 jiwa atau sekitar 1.933 KK. Selain itu, masih banyak pengungsi di rumah-rumah keluarganya karena rumah mereka masih digenangi lumpur.

Saat ini, tegas Hutasuhut, pihaknya bersama masyarakat sudah bergotong royong membersihkan sisa endapan lumpur dan tumpukan kayu sisa banjir di rumah-rumah warga. Selain itu, intensitas hujan masih tinggi di wilayah Madina.

Hutasuhut belum bisa merinci kerugian akibat banjir bandang yang melanda Naga Juang dan Panyabungan tiga hari lalu. Saat ini, Madina dalam kondisi tanggap darurat hingga akhir bulan. “Tanggap darurat ini kami tetapkan hingga 27 Februari mendatang,” kata Hutasuhut.

Seperti diketahui, Naga Juang dan Panyabungan dalam dua hari berturut-turut dilanda banjir. Selain menewaskan warga, sejumlah rumah warga hanyut dan fasilitas rusak. Pascabanjir, endapan lumpur dan tumpukan kayu memenuhi rumah warga.(lau)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved