Breaking News:

Dua Polisi Diduga Terlibat Penembakan Bidan

Tiga pelaku yang diduga terlibat penembakan bidan Nurmala Dewi Tinambunan alias Dewi (30) ditangkap tim gabungan kepolisian Medan di

Editor: bakri
MEDAN - Tiga pelaku yang diduga terlibat penembakan bidan Nurmala Dewi Tinambunan alias Dewi (30) ditangkap tim gabungan kepolisian Medan di Padang, Sumatera Barat, Selasa (26/2) sore kemarin. Dua pelaku bahkan disebut-sebut anggota polisi.

Kasubdit III Ditreskrim Umum Polda Sumut AKBP Andry Setiawan mengakui penangkapan itu dilakukan pihaknya bersama tim dari Polresta Medan. Ketiga pelaku kemudian diboyong ke Medan menggunakan maskapai Lion Air.

“Ditangkap di Padang. Ada tiga yang dibawa semalam sore,” kata Andry, Rabu (27/2).

Namun ia tak bersedia merinci identitas ketiga pelaku termasuk peran dan motifnya. Dalam kasus ini Polda Sumut disebutnya hanya membantu proses panangkapan. “Penyidikannya di Polresta Medan. Silahkan ke Pak Kapolres ya,” kata Andry.

Polresta Medan sendiri sama sekali belum memberikan keterangan mengenai penangkapan itu. Kasat Reskrim Polresta Medan Kompol Yoris Marzuki ketika dikonfirmasi justru meminta maaf karena belum bisa merinci kebenaran kasus itu.

“Mohon maaf, kami sangat menghormati rekan-rekan sekalian. Kami belum bisa menyampaikan detail tindaklanjutnya, namun yang jelas kasus tersebut sampai saat ini masih dalam penyelidikan dan pengembangan,” kata Yoris.

Sementara sumber di kepolisian menyebutkan ketiga pelaku berinisial GP, dan dua anggota polisi Brigadir GB dan Bripda A. Brigadir GB disebutnya sebagai otak pembunuhan itu, sedangkan Bripda A mencari eksekutor yang akhirnya diperankan GP. Sementara senjata yang digunakan membunuh korban didapat dari S yang sampai saat ini masih dibur. Kuat dugaan pembunuhan itu didasari cinta segitiga antara salahsatu pelaku dengan korban.

Dewi yang tercatat sebagai bidan di Puskesmas Teladan, Medan Kota menjadi korban penembak misterius di depan rumahnya, Jalan Pertahanan, Gang Indah, Patumbak, Deliserdang, Kamis (7/2) sore. Serangan brutal itu dilakukan seorang pria dengan dengan mengendarai sepeda motor jenis bebek. Diduga kuat pelaku sudah membuntuti korban ketika turun dari angkutan kota (angkot) menuju rumah.

Korban dipastikan tewas di tempat dengan luka tembakan di pinggang kiri hingga tembus ke pinggang kanan. Oleh warga, jasad korban dibawa ke RSU Pirngadi, Medan. “Dia ditembak pas bayar ongkos angkot. Sama kami tadi pulang. Tapi aku duluan masuk rumah,” kata ibu korban, Hariani boru Sihotang yang menyaksikan langsung kronologis penembakan itu.(mad)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved