Breaking News:

Sopir Bus Maut di Simalungun Diringkus

Sempat dinyatakan ikut menjadi korban tewas dalam kecelakaan sebuah bus pembawa rombongan paskibraka yang masuk jurang

Editor: bakri
SIMALUNGUN - Sempat dinyatakan ikut menjadi korban tewas dalam kecelakaan sebuah bus pembawa rombongan paskibraka yang masuk jurang di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara pada Kamis 28 Februari 2013, sopir bus maut itu akhirnya berhasil ditangkap polisi. Dia ditetapkan sebagai buron setelah sejumlah penumpang menyebutkan korban tewas bukan sopir melainkan kernet.

Petugas Polres Simalungung menangkap Tallen Simangunsong (48) kemarin sore di Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum) Pematang Siantar-Asahan. Sopir Bus Koperasi Pengangkutan Diori itu, ditetapkan menjadi tersangka karena dinilai lalai dalam mengemudikan bus hingga mengakibatkan para penumpangnya tewas.

Tallen mengaku langsung melarikan diri setelah bus bernomor polisi BB 7663 EA yang dikemudikannya masuk jurang sedalam 10 meter di Desa Pondok Buluh. Meski mengalami luka di wajah dan kepala, dia tetap menyusuri sungai selama dua jam untuk bisa sampai ke jalan utama. Setelah itu, dia menumpang kendaraan warga yang melintas menuju rumah sakit terdekat.

Sementara itu, Kapolres Simalungun, AKBP Andi Syahriful Taufik, mengungkapkan penangkapan terhadap tersangka berdasarkan keterangan sejumlah penumpang bus. Saksi menyebutkan korban tewas atas nama Umisar Marpaung bukan merupakan sopir melainkan kernet bus. “Setelah dapat informasi itu, kami melakukan pencarian ke rumah tersangka tapi tidak ada di sana, namun akhirnya berhasil ditangkap,” ujar Andi, Sabtu (2/3).

Seperti diberitakan, sebanyak enam penumpang dan kernet tewas dalam kecelakaan yang diakibatkan rem blong tersebut. Bus nahas itu mengangkut rombongan Paskibra Kota Pematang Siantar menuju Desa Pondok Bulu, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun untuk berkemah.(tribunnews.com)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved