Putar Arah, Pengendara Sepmor Tewas Terlindas Truk
Puji Astuti (19) warga Jalan Irian, Gang Karya, Tanjungmorawa, Deliserdang tewas mengenaskan setelah terlindas
Tayang:
Editor:
Bakri
MEDAN - Puji Astuti (19) warga Jalan Irian, Gang Karya, Tanjungmorawa, Deliserdang tewas mengenaskan setelah terlindas truk di Jalan Sisingamangaraja, Medan Amplas, Senin (15/12) petang. Sopir truk yang sempat melarikan diri akhirnya ditangkap pada Selasa (16/12) pagi.
Insiden maut ini terjadi ketika Puji yang dibonceng Yamaha Vixion oleh temannya, Hulul Asmi (19) warga Jalan Industri, Tanjungmorawa, Deliserdang terjatuh saat memutar arah di lokasi kejadian. Tak diduga saat bersamaan melintas truk yang dikemudikan Ali Imran (20) penduduk Jalan Sunggal, Medan Sunggal.
Kejadian yang serba tiba-tiba itu membuat Ali tak bisa mengendalikan truknya, sehingga kedua korban terlindas. Puji tewas seketika setelah kepalanya hancur terlindas truk pengangkut material galian C itu. Sementara Asmi kritis dengan kondisi kaki remuk.
Selepas kecelakaan ini, Ali langsung melarikan diri. Namun hanya berselang sehari, ia berhasil ditangkap dan langsung diperiksa di Polresta Medan. “Aku memang mau menyerahkan diri. Sebenarnya bukan lari, cuma takut dipukuli warga,” kata Ali.
Ali pun membela diri dengan mengatakan kecelakaan itu bukan kesalahannya. “Itu kan jalur cepat. Tiba-tiba mereka jatuh pas putar arah. Entah kayak mana, sudah masuk ke kolong truk,” kata dia.
Ali mengatakan tindakan dia melindas korban sudah keputusan terbaik. Sebab bila ia memaksakan diri menginjak rem, maka korban yang jatuh akan lebih banyak. “Pasti kejadian tabrakan beruntun. Karena itu memang jalur lintas, semuanya ngebut,” ujarnya.
Petugas Unit Lantas Polresta Medan Aiptu A Nasution mengatakan ketika diamankan pelaku tidak memiliki SIM. Namun di hadapan penyidik, pelaku memastikan SIM nya ada di tangan bosnya. “Ini sedang kita tunggu bosnya, katanya mau bawa SIM nya,” kata Nasution. (mad)