Pancuri Leumoe Tewas Dimassa
Seorang pria terduga pencuri lembu (pancuri leumoe) tewas dikeroyok warga di Desa Kwalamusam
Tayang:
Editor:
Bakri
MEDAN - Seorang pria terduga pencuri lembu (pancuri leumoe) tewas dikeroyok warga di Desa Kwalamusam, Batangserangan, Langkat, Sumut, kemarin. Aksi main hakim sendiri ini merupakan buntut dari maraknya pencurian ternak di wilayah itu.
Pelaku berinisial MAS (35) ditangkap warga saat sedang mencoba membongkar kandang lembu milik warga seorang diri. Aksi ini ternyata diketahui warga, sehingga pelaku yang merupakan penduduk dusun tetangga langsung ditangkap.
Awalnya pelaku tidak diperlakukan secara kasar karena langsung diamankan di rumah seorang penduduk sembari menunggu kedatangan polisi. Namun seiring belum datangnya petugas, gelombang massa terus terjadi sehingga penumpukan warga memunculkan kata-kata provokatif.
Inilah yang kemudian membuat warga beringas dengan menghajar pelaku secara brutal. Tidak hanya dengan tangan kosong, beberapa warga memukul pelaku menggunakan papan dan tongkat kayu.
Kapolres Langkat AKBP Mulya Hakim Solichin mengatakan pihaknya menemukan sebilah papan berlumuran darah di lokasi kejadian. Papan ini sudah disita petugas karena diyakini digunakan warga untuk menganiaya pelaku. “Barang bukti sudah diamankan. Beberapa warga juga sudah dimintai keterangan,” kata Mulya, Selasa (27/9).
Dijelaskannya, pelaku sempat dievakuasi ke RS PTPN II untuk diberi pertolongan. Namun karena keselamatannya tidak tertolong, jasar pelaku langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara, Medan untuk proses autopsi.
Namun kata Mulya, pemilik lembu yang diduga akan dicuri pelaku belum membuat pengaduan. Makanya ia menyarankan korban segera membuat laporan agar proses pemeriksaan lancar. Di samping itu, Mulya berharap warga tidak main hakim sendiri ketika menangkap pelaku terduga kejahatan. “Serahkan ke kantor polisi terdekat biar diproses sesuai hukum,” tandasnya.(mad)