Breaking News:

Pembunuh Gadis ABG Ditangkap Saat Menjual Laptop Curian

Polisi hanya butuh waktu hitungan jam untuk mencokok terduga pembunuh gadis ABG, Anggi Syahputri Tanjung

Editor: bakri
MEDAN - Polisi hanya butuh waktu hitungan jam untuk mencokok terduga pembunuh gadis ABG, Anggi Syahputri Tanjung (16). Tersangka dibekuk polisi, Sabtu (20/1) malam. Terungkap kalau pembunuhan sadis ini murni dilandasi motif pencurian.

Agung Prasetyo (20) sang jagal, ditangkap polisi saat akan menjual laptop milk korban di dekat rumahnya, Jalan Pasar 10, Gang Amalia, Desa Bandarkhalipah, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang. Dari penangkapan ini polisi menyita barang bukti satu unit ponsel, BPKB sepeda motor Honda Vario, dua lembar STNK, uang Rp 200 ribu, tiga gelang, sebilah pisau dapur dan jilbab warna biru.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha Prawita, Minggu (21/1) mengatakan, tersangka sudah mengaku kalau pembunuhan itu diawali aksi pencuriannya di rumah korban. Aksi tersebut dipergoki Anggi. Bahkan remaja putri yang sekolah di SMAN 11 Medan itu sempat berteriak minta tolong. “Pelaku langsung menusuk perut korban menggunakan pisau sebanyak dua kali,” kata Putu.

Menurut tersangka kepada penyidik, ketika itu korban tidak langsung meninggal. Tersangka yang kalut kemudian membekap mulut korban menggunakan jilbab, selanjutnya diseret menuju kamar mandi. Di kamar mandi ini kepala korban dimasukkan ke dalam bak mandi atau sejenis ember.

Setelah memastikan remaja malang itu tak bernyawa, tersangka langsung menguras harta benda di rumah itu. Sebagian besar barang jarahan itu sudah dijual tersangka melalui temannya, Herianto alias Anto (30). “Tersangka Herianto ini juga sudah kami tangkap,” papar Putu.

Anggi Syahputri Tanjung (16) ditemukan tewas tak wajar di rumahnya, Jalan Bustamam, Gang Satria, Desa Bandarkhalipah, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang, Jumat (19/1) malam. Jasad korban ditemukan ibunya, Ani (46) yang baru pulang berjualan.

Anggi ditemukan dalam kondisi mulut dan tangan terikat kain serta wajah penuh luka berlumuran darah. Bercak darah terlihat berceceran di pintu kamar dan di sebuah tembok yang diduga dijadikan pelaku untuk membenturkan kepala korban. “Korban juga mengalami tusukan di bagian hati dan perut,” kata Kanit Reskrim Polsek Pecut Seituan Iptu Philip Purba.

Saat kejadian korban memang sedang sendirian di rumah. Kedua orangtuanya sejak pagi hingga magrib berjualan di pasar. sementara kakak dan adiknya belum pulang dari kampus dan sekolah. Sejak awal dugaan motif pencurian sudah mencuat karena dari olah TKP diketahui beberapa barang di rumah itu hilang, seperti telepon genggam dan BPKB Honda Vario BK 4156 AHH.(mad)
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved