Breaking News:

Wanita Pelayan Kafe Ditangkap Bersama Pengedar Narkoba

Dua wanita pelayan kafe di Kecamatan Meranti, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara diamankan polisi

Editor: bakri
MEDAN – Dua wanita pelayan kafe di Kecamatan Meranti, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara diamankan polisi setelah terindikasi terlibat jaringan peredaran narkoba. Dua bungkus sabu-sabu yang ditemukan di kamar keduanya sudah cukup bagi polisi untuk menjebloskannya ke penjara.

Caca (30) warga Desa Gunungtua, Kecamatan Padangbolak, Tapanuli Selatan, dan Suriani (36) penduduk Desa Bahjambi, Kecamatan Gunungmelala, Simalungun, diamankan polisi saat sedang bekerja di kafe, Jumat (2/2). Barang bukti sabu-sabu yang disita dari keduanya ditemukan polisi dari kamar yang masih berada di areal kafe.

Kapolsek Kisaran Kota AKP Rianto, Sabtu (3/2) menjelaskan, keterlibatan keduanya terungkap setelah polisi terlebih dahulu meringkus Farianto (23) warga Asahan yang sedang bertransaksi narkoba di Kampung Tempel, Desa Meranti. Dalam pemeriksaan itu Farianto mengaku ada menitipkan sabu-sabu kepada Caca dan Suriani. “Berdasarkan keterangan itu, kami langsung mencari keberadaaan keduanya. Keduanya kami temukan saat sedang bekerja di kafe,” kata Rianto.

Dijelaskan Rianto, barang bukti yang ditemukan di kamar kedua wanita itu bukan hanya dua bungkus sabu-sabu, tapi juga timbangan, beserta alat isap sabu-sabu. Polisi pun menyimpulkan ketiga tersangka bukan hanya sebagai pengedar, tapi juga menggunakan sabu-sabu. Dugaan awal ketiganya mengedarkan barang haram itu kepada pengunjung kafe. “Diduga sasaran utama mereka pengunjung kafe, mengenai asal barang sedang ditelusuri,” lanjut Rianto.

Namun tudingan ini dibantah Caca. Wanita ini menjelaskan kalau dirinya hanya sebagai pecandu narkoba. Mengenai timbangan yang ditemukan di kamarnya, Caca menyebutnya sebagai milik Farianto. “Saya gak ikut-ikut jual, cuma makai saja,” ujarnya.(mad) 
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved