Breaking News:

Prajurit Raider 100/PS Pergoki Transaksi Narkoba

Prajurit Raider 100/PS memergoki transaksi narkoba ketika sedang menggelar latihan di Desa Sialangpaku, Kecamatan Kutalimbaru

Editor: bakri
* Delapan Orang Diamankan

MEDAN – Prajurit Raider 100/PS memergoki transaksi narkoba ketika sedang menggelar latihan di Desa Sialangpaku, Kecamatan Kutalimbaru, Deliserdang, Selasa (24/7). Delapan orang berhasil diamankan beserta barang bukti sabu-sabu satu kilogram dan berbagai barang yang berkaitan dengan perjudian.

Kepala Penerangan Kodam I/BB Kolonel Inf Edi Hartono menjelaskan, operasi penangkapan ini dilakukan di dua lokasi terpisah. Kedelapan tersangka, Sudaryanto, Rasin, Rusdi, Supendi, Usaha Tarigan, Suriadi, Irwan, Fajar ditangkap saat berada di sebuah kafe di Kutalimbaru pada Selasa (24/7) pukul 00.45 WIB.

Sementara sabu-sabu satu kilogram ditemukan di tepi sungai yang terletak di belakang kafe tersebut. Selain itu petugas juga mengamankan barang bukti lain, di antaranya 11 unit mesij judi ketangkasan, dua alat isap sabu-sabu, 130 pipa mengisap sabu-sabu, tiga badik dan 104 butir ineks. “Alat ketangkasan judi itu ditemukan di dalam kafe. Jadi selain berbisnis narkoba, para pelaku ini juga bisnis judi,” kata Edi.

Dijelaskannya, penangkapan ini berawal dari latihan pemeliharaan materi Raid oleh prajurit Raider 100/PS. Ketika melakukan patroli pengamanan dan pembersihan akhir daerah, para prajurit menemukan sekelompok pemuda mencurigakan di tepi sungai. Belakangan para pemuda itu berlarian menjauhi para prajurit dengan cara menceburkan diri ke sungai. “Insting prajurit langsung mengatakan kejar. Dalam pengejaran itu ditemukan sebuah tas tercecer yang setelah diperiksa ternyata berisi sabu-sabu satu kilogram,” ujarnya.

Saat dilakukan penyisiran, petugas menemukan sebuah kafe. Beberapa pengunjung yang diyakini sebagai pria yang kabur langsung diamankan. “Saat diperiksa mengaku sebagai kelompok yang kabur dan pemilik tas berisi narkoba yang disita sebelumnya,” lanjutnya.

Hasil pemeriksan sementara para tersangka diketahui sudah terlibat bisnis peredaran narkoba di wilayah itu sejak tiga bulan lalu. Selanjutnya kasus ini akan diserahkan TNI ke Polresta Binjai. “Tersangka dan seluruh barang bukti akan segera diserahkan ke polisi. Kami yakin polisi mampu mengungkap kasus ini sampai ke akarnya,” tandas Edi.(mad) 
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved