Breaking News:

Empat Warga Aceh Terjaring Operasi Narkoba

Empat warga Aceh terjaring operasi narkoba yang dilakukan Polda Sumut selama dua hari, di berbagai wilayah

Editor: bakri
* Sabu Senilai Rp 66 Miliar Disita

MEDAN - Empat warga Aceh terjaring operasi narkoba yang dilakukan Polda Sumut selama dua hari, di berbagai wilayah di Sumatera Utara dan Langsa. Sabu-sabu 66,47 kilogram atau senilai Rp 66 miliar disita sebagai barang bukti.

Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw, Selasa (31/7) mengatakan, total pelaku yang ditangkap sebanyak sembilan tersangka. Empat warga Aceh yang ikut terjaring  yakni, AR (28) warga Peureulak Timur, Aceh Timur ditangkap di Jalan Pelabuhan, Medan Belawan, Rabu (25/7) sekira pukul 06.00 WIB, selanjutnya SL (38) penduduk  Jalan Sektor Bengkel, Aceh Timur dibekuk di Jalan Pertamina, Medan Belawan selang satu jam di hari yang sama. 

Sementara IR (31) dan ZA (23), keduanya penduduk Gampong Tanjungkeramat, Bandamulia, Aceh Tamiang, ditangkap di Besitang, Langkat, Kamis (26/7) malam. Polisi sempat melakukan pengembangan ke Langsa dan menemukan barang bukti sabu-sabu 35 kilogram. Kedua tersangka ditembak di kaki karena kabur dalam pengembangan dan sempat dirawat di RS Bhayangkara, Medan. “Lima tersangka lainnya warga Sumut. Ada yang tinggal di Medan, Tebingtinggi dan Deliserdang,” kata Paulus.

Paulus memastikan, kesembilan tersangka merupakan sindikat peredaran narkoba lintas negara, yakni Malaysia-Aceh-Medan. Selain menyita sabu-sabu 66,4 kilogram, polisi turut mengamankan dua unit mobil, dua sepmor dan sebelas ponsel sebagai barang bukti.

Paulus memastikan pengusutan kasus ini tidak terhenti di sini. Menurutnya penyidik masih terus mendalami keterangan tersangka untuk membongkar jaringan lainnya. “Barang bukti yang disita tidak main-main. Kalau dinominalkan, sebesar Rp 66 miliar,” tukasnya.(mad)
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved