Breaking News:

Warga Lhokseumawe Meninggal Tabrakan, Darah Keluar dari Hidung dan Telinga

Zulkifly Manyak (61), warga Desa Pusong, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, sekitar pukul 14.30 WIB, Jumat (25/12/2020) meninggal dunia..

Editor: Muliadi Gani
SERAMBINEWS.COM/YUSMANDIN IDRIS
KORBAN bernama Zulkfly Manyak (61) warga Pusong, Lhokseumawe UGD Jeunieb, Bireuen. 

BIREUEN - Zulkifly Manyak (61), warga Desa Pusong, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, sekitar pukul 14.30 WIB, Jumat (25/12/2020) meninggal dunia setelah sepeda motor (sepmor) yang dikendarainya bertabrakan di kawasan Simpang Nalan, Desa Teupin Kupula, Jeunieb, Bireuen

Informasi diperoleh Prohaba, Zulkifly yang mengendarai sepmor Honda Beat warna putih BL 5807 KAK datang dari arah selatan ruas jalan nasional Banda Aceh-Medan, lalu menyeberang ke utara.

Pada saat bersamaan datang mobil Pajero Sport warna putih BK 1787 WZ dari arah Banda Aceh hendak ke Medan.

Kendaraan tersebut disopiri Khairul Husaini (22), mahasiswa dari Desa Seuriwek, Aceh Utara. Lalu, kedua kendaraan tersebut tabrakan.

Akibatnya, sepmor terempas ke badan jalan dan pengendaranya jatuh ke pinggir jalan.

Mobil Pajero Sport itu berisi rombongan teungku dayah yang berjumlah lima orang.

Mereka baru pulang dari Banda Aceh, takziah ke rumah sejumlah rekan mereka yang baru berpulang.

Baca juga: Korban Meninggal di Jalan, Polisi Buru Pelaku Tabrak Lari

Adapun korban Zulkifly yang jatuh ke badan jalan segera dilarikan warga ke Puskesmas Jeunieb yang berjarak sekitar 1,5 km arah barat lokasi kejadian.

Irwandi, seorang staf Puskesmas Jeunieb kepada Prohaba mengatakan, meski korban langsung dibawa ke puskesmas, tapi nyawanya tidak tertolong.

Ia diperkirakan meninggal di lokasi kejadian dengan mengalami patah kaki kiri dan lengan kiri. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved