Breaking News:

Racik ‘Kopi Dangdut’, Guide Asal Kepri Ditangkap

Seorang Guide Freelance (pemandu turis lepas) asal Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) ditangkap aparat Polres Gayo Lues (Galus) di sebuah kamar Mess TNGL

Editor: bakri
PROHABA/RASIDAN
Kapolres Gayo Lues (Galus), AKBP Charlie Syahputradidampingi Kasat Narkoba, AKP Syamsuir memperlihatkan tersangka kasus penyalahgunaan narkotika jenis ganja dalam konferensi pers di aula Mapolres Galus, Senin (4/1/2021). 

BLANGKEJEREN - Seorang Guide Freelance (pemandu turis lepas) asal Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) ditangkap aparat Polres Gayo Lues (Galus) di sebuah kamar Mess TNGL Kedah, Kecamatan Blangjerango, Kabupaten Gayo Lues karena memproduksi dan meracik bubuk kopi yang dicampur dengan narkotika jenis ganja yang diberi nama ‘kopi dangdut’.

Tersangka kasus narkotika bernama Indra Budiman (46), alamat Keluharan Tanjung Pinang, Kecamatan Bukit Lestari, Kota Tanjung Pinang, Kepri tersebut ditangkap pada Kamis (31/12/2020) menjelang pergantian tahun baru atau sekitar pukul 23.30 WIB, di sebuah kamar Mess TNGL Kedah setelah polisi mendapat informasi dari masyarakat.

Kapolres Gayo Lues, AKBP Charlie Syahputra, didampingi Kasat Narkoba, AKP Syamsuir dalam konferensi pers di aula Mapolres Galus, Senin (4/1/2021), mengatakan, tersangka penyalahgunaan narkoba jenis ganja yang ditangkap itu merupakan seorang guide atau pemandu turis asal Kepri. Ia ditangkap karena memproduksi atau mencampur bahan bubuk kopi dengan biji dan daun ganja kering yang diolah menjadi bubur (serbuk) kopi serta diberi nama ‘kopi dangdut’.

Tersangka guide asal Kepri yang sudah lama tinggal di Mess TNGL Kedah itu kepada polisi mengaku, bubuk ‘kopi dangdut’ itu dibagi-bagikan dan ditawari kepada turis mancanegara yang berkunjung ke objek wisata Dusun Kedah, Kecamatan Blangjerango.

"Tersangka guide atau pemandu turis yang diamankan itu memperoleh daun dan biji serta akar ganja kering itu sebagian besar dari rekannya berinsial N, warga Agusen Blangkejeren yang dibeli seharga Rp 700 ribu dengan berat 500 gram lebih kurang, untuk dijadikan bahan campuran pembuatan kopi ganja alias kopi dangdut," sebut Kapolres.

Selain itu, terang AKBP Charlie, tersangka selama ini ternyata juga menanam ganja sebanyak 6 batang di sekitar lokasi mes tempat tinggalnya. Selain ganja dicampur untuk bahan pembuatan ‘kopi dangdut’, tersangka juga mengaku sebagai besar daun ganja kering itu dikonsumsi sendiri. Atas perbuatannya tersebut, tersangka diancam dengan Pasal 114 ayat 1 UU RI Nomor 35 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

"Kini tersangka seorang guide atau pemandu turis telah diamankan di Mapolres Galus bersama barang bukti 2,5 ons ganja kering, 2 botol warna putih berisikan biji ganja, akar ganja yang sudah dipotong-potong, dan 1 bungkus  bubuk kopi dangdut, serta 1 bungkus biji benih tembakau," pungkas Kapolres Gayo Lues, AKBP Charlie Syahputra.(c40)

Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved