Breaking News:

Catin Tewas Terjepit Lift 14 Hari Jelang Nikah, Dikuburkan Bersamaan Rencana Hari Seserahan

Seorang calon pengantin (catin) bernama Widia Wati (24), warga Desa Tanjung Purba, Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara ..

Editor: Muliadi Gani
FOTO TRIBUN MEDAN/HO
FOTO PREWEDDING - Foto prewedding korban Widia Wati (kanan) bersama calon suaminya. 

PROHABA, MEDAN - Seorang calon pengantin (catin) bernama Widia Wati (24), warga Desa Tanjung Purba, Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut) meninggal dunia jelang hari pernikahannya.

Perempuan yang bekerja sebagai pegawai swasta di salah satu showroom sepeda motor di kawasan Tanjung Morawa itu tewas di tempatnya bekerja.

Informasi yang didapat, ia tewas akibat terjepit lift di lokasi kerja, Sabtu (16/1/2021).

“Rencananya mau nikah tanggal 30 Januari dan tanggal 31 resepsi di rumahnya.

Kalau keluarga tahunya korban meninggal karena terjepit lift,” ucap Kepala Desa Tanjung Baru, Azman Ginting yang ditemui di rumah duka, Minggu (17/1/2021).

Azman Ginting menyebut, pihak keluarga tahu korban meninggal setelah dibawa oleh pihak perusahaan ke Rumah Sakit Grand Med Lubukpakam.

Korban merupakan anak pertama dari empat bersaudara.

Sementara itu, calon pengantin pria, Sandri Sinaga tampak begitu terpukul akibat kejadian ini.

Padahal, hari di mana korban dimakamkan itu sebenarnya adalah hari untuk seserahan.

“Hari ini pukul13.00 WIB, sebenarnya jadwal seserahan.

Baca juga: Kronologi Meninggalnya Mantan Suami Nita Thalia, Positif Covid-19 dan Ginjal Bermasalah

Ya, karena kan memang sudah dekat. Kalau calon prianya namanSandri Sinaga, warga saya juga, dia tinggal di Dusun IV,” beber Azman Ginting. Informasi yang dikumpulkan, Widia Wati dan calon suaminya sudah membuat foto prewedding.

Hal ini juga terlihat diakun Facebook miliknya.

Peristiwa yang dialami oleh korban ini pun kini menjadi perbincangan banyak warga.

Warga menyebut, korban selama ini dikenal sebagai perempuan yang baik. Jajaran kepolisian yang dikonfirmasi mengaku belum ada mendapat laporan terkait kasus tersebut.

“Dimana kejadiannya? Belum ada kita dapat laporan,” kata Kapolsek Tanjung Morawa, AKP Sawangin Manurung.(Tribunnews.com)

Sumber: Tribunnews
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved