Breaking News:

Berita Kriminal

Bawa Sabu 2 Kg, Pria Sumut Tertangkap Saat razia

MAZ alias Jack alias Dung (39), warga Galang, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut) diringkus polisi ketika akan meyelundupkan ..

Editor: Muliadi Gani
Dok Polres Aceh Tamiang
Mobil Avanza yang dikemudikan MAZ alias Jack alias Dung (39) warga Galang, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara saat diringkus polisi ketika akan meyelundupkan dua kilogram sabu-sabu di perbatasan Aceh Tamiang, Selasa (19/1/2021) malam. 

PROHABA, KUALASIMPANG - MAZ alias Jack alias Dung (39), warga Galang, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut) diringkus polisi ketika akan meyelundupkan dua kilogram sabu-sabu di perbatasan Aceh Tamiang, Selasa (19/1/2021) malam.

Tersangka diringkus dalam sebuah razia lalu lintas di depan Mapolsek Kejuruan Muda saat akan menyeberang ke Besitang, Sumatera Utara menggunakan mobil pribadi.

Dalam penggeledahan itu, polisi menemukan dua bungkus sabu-sabu masing-masing seberat 1 kilogram yang disembunyikannya di dalam tas ransel.

Kasubbag Humas Polres Aceh Tamiang, Iptu Syafrizal mengungkapkan, penangkapan ini berawal dari kecurigaan petugas terhadap salah satu kendaraan yang mengarah ke Sumatera Utara.

Mobil yang mengarah dari Langsa itu diketahui mengurangi kecepatannya dan langsung berhenti ketika mendekati titik razia. Tak lama kemudian, pengemudi mobil terlihat turun dengan membawa sebuah tas ransel.

"Petugas yang curiga langsung mendekatinya dan mengarahkannya masuk ke halaman Mapolsek," kata Syafrizal, Rabu (20/1/2021).

Baca juga: OTK Lempar Sabu Diikat Batu ke Lapas Blangpidie

Kecurigaan petugas pun terjawab ketika tas hijau yang dibawa tersangka digeledah.

Di dalam tas itu ternyata ditemukan dua bungkus sabu-sabu dengan total berat 2 kilogram.

"Satu terbungkus plastik bening dan satu lagi terbungkus plastik hijau dengan tulisan Cina. Dua bungkusan ini ditutupi dengan tumpukan baju," jelas Syafrizal.

Dalam pemeriksaan itu, tersangka tak menampik kalau kedua bungkusan tersebut berisi narkoba.

Bahkan, dia menjelaskan, kalau barang haram itu milik temannya R (DPO), warga Aceh Timur.

Oleh R, tersangka dijanjikan upah Rp 10 juta bila berhasil meloloskannya ke Medan.(mad)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved