Breaking News:

Selebriti

Khawatir Ditahan, Gisel Mengaku Terus Berdoa

Menghadapi kasus video syur tidak heran jika Gisella Anastasia merasa ada kekhawatiran dalam dirinya. Gisel mengaku ada rasa khawatir jika harus..

Gisel Anastasia 

PROHABA.CO - Menghadapi kasus video syur tidak heran jika Gisella Anastasia merasa ada kekhawatiran dalam dirinya.

Gisel mengaku ada rasa khawatir jika harus ditahan.

“Pasti ada dong (khawatir ditahan),” kata Gisel di Polda Metro Jaya, Senin (15/4/2021).

Kendati demikian, kekhawatiran Gisel tidak menurunkan semangatnya dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Tidak lupa Gisel mengaku selalu berdoa kepada Tuhan agar diberikan jalan yang terbaik dalam menghadapi kasus yang menjeratnya.

“Cuma ya kekhawatirannya enggak menghalangi untuk tetap beraktivitas.

Kekhawatirannya kita serahkan ke tempat yang tepat dengan berdoa segala macam,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, Gisel dan Michael Yukinobu de Fretes tidak ditahan seusai ditetapkan sebagai tersangka dengan alasan kooperatif menjalani prosedur hukum.

Alasan lain, karena Gisel mempunyai anak yang masih di bawah umur.

Baca juga: Ridho Rhoma Kembali Ditangkap karena Penyalahgunaan Narkoba

Oleh karena itu, keduanya menjalani wajib lapor setiap Senin dan Kamis di Polda Metro Jaya.

Penyanyi jebolan Indonesian Idol itu berujar, “Tuhan tetap akan memberikan yang terbaik untukku dalam bentuk apa pun.

“Aktivitas harus tetap berjalan.

Kalau terlalu khawatir malah nanti sibuk dengan kesedihan dan miss out sama Gempi, plus berkat-berkat yang harus disyukuri setiap hari malah terlewati,” kata Gisel.

Untuk persidangan yang akan datang, Gisel mengaku belum memiliki gambarannya seperti apa. Diberitakan sebelumnya, Gisel dan Michael Yukinobu ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pornografi pada 29 Desember 2020.

Dalam pemeriksaan sebagai saksi, Gisel mengaku merekam video syur tersebut bersama Nobu di salah satu hotel di kawasan Medan, Sumatera Utara, pada tahun 2017.

Atas perbuatannya, Gisel dan Nobu dijerat dengan Pasal 4 ayat (1) juncto Pasal 29 dan/atau Pasal 8 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. (kompas.com)

Editor: Muliadi Gani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved