Breaking News:

Ibu dan Anak Minum Urine karena Mengira Bisa Sembuhkan Covid   

Di masa pandemi Covid-19 ini, anehaneh saja ulah orang. Di London, Inggris, seorang ibu bersama anaknya dilaporkan minum air kencing mereka sendiri..

Ilustrasi Urine 

PROHABA.CO - Di masa pandemi Covid-19 ini, anehaneh saja ulah orang.

Di London, Inggris, seorang ibu bersama anaknya dilaporkan minum air kencing mereka sendiri karena mengira bisa menyembuhkan Covid-19.

Perempuan itu mengaku mendapatkan cara aneh tersebut setelah menerima pesan siaran dari temannya di WhatsApp.

Karena begitu yakin, dia pun memaksa anak-anaknya untuk meminum urine mereka selama empat hari beruntun sebelum menyadari caranya salah.

Ibu itu mengungkapkan, dia tidak yakin dengan vaksin, melainkan pengobatan tradisionallah yang dapat diandalkan untuk menyembuhkan Covid-19.

Healthwatch Central West London menyatakan, perempuan itu menerima sejumlah video berisi pengobatan virus corona.

“Beberapa dari video yang dia terima membahas tentang minum air kencing setiap pagi sebagai obat melawan virus corona,” jelas Healthwatch.

Dilansir India.com Rabu (17/2/2021), badan itu menyatakan berbagai konspirasi dan pengobatan palsu merebak di WA.

Baca juga: Virus Corona, Berasal dari Cina atau Thailand?

CEO Healthwatch Central West London Olivie Clymer berujar, dalam kasus ibu itu, dia kurang percaya akan sumber  pemerintah.

Apalagi, papar Clymer, informasi yang diterima sering tidak memberikan latar belakang empiris maupun saintifik.

“Kurangnya kepercayaan yang dia tunjukkan memberikan masalah tersendiri yang harus segera kami beri pencerahan,” papar Clymer.

Dengan wabah Covid-19 yang masih melanda seluruh dunia, masyarakat berusaha membentengi diri dengan berbagai cara.

Dalam kasus lain di Bristol, Inggris, seorang pria harus dirawat secara intensif karena minum air secara berlebihan.

Si pria dilaporkan minum air hingga lima liter karena yakin dia bakal kebal dari infeksi virus bernama resmi SARS-Cov-2 tersebut.

Adaada saja memang. (kompas. com)

Editor: Muliadi Gani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved