Breaking News:

Ketahuan Saat Buang Sabu, Warga Nagan Diciduk Polisi

Polisi dari Satresnarkoba Polres Nagan Raya menangkap pria SA (37) karena diduga memiliki narkotika jenis sabu-sabu sebanyak dua paket,...

FOTO: DOK. POLRES NAGAN RAYA
Tersangka kasus kepemilikan sabu-sabu ketika diamankan di Mapolres Nagan Raya, Minggu (21/2/2021). 

PROHABA, SUKA MAKMUE - Polisi dari Satresnarkoba Polres Nagan Raya menangkap pria SA (37) karena diduga memiliki narkotika jenis sabu-sabu sebanyak dua paket, Minggu (21/2/2021) malam.

Selain mengamankan tersangka, polisi juga menyita dua paket sabu-sabu sebagai barang bukti (BB) kejahatannya.

Hingga Selasa (23/2/2021) tersangka SA yang tercatat sebagai warga Desa Ujong Fatihah, Kecamatan Kuala, Nagan Raya, itu masih diamankan di mapolres guna proses penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut.

Pihak kepolisian menjelaskan bahwa tersangka SA ditangkap berdasarkan informasi warga yang menyebutkan SA sering melakukan transaksi sabu-sabu di kawasan Pasar Simpang Peuet.

Berbekal informasi tersebut, personel Satnarkoba melakukan penyelidikan. Saat itu petugas melihat tersangka hendak pergi naik sepeda motor (sepmor).

Ia bahkan sempat membuang bungkusan kecil ke semak-semak.

Petugas lalu menyuruhnya untuk mengambil bungkusan yang ia buang itu.

Setelah diperiksa isinya ternyata sabu-sabu.

Langsung saja SA bersama barang bukti diboyong petugas ke mapolres guna proses penyelidikan lebih lanjut.

Baca juga: Antar Sabu kepada Polisi yang Menyamar, Pemuda Ditangkap

Kapolres Nagan Raya, AKBP Risno SIK melalui Kasat Resnarkoba, AKP Zaflaini kepada Prohaba kemarin mengatakan, penangkapan tersangka berdasarkan laporan masyarakat.

"Kasus tersebut masih dalam pemeriksaan dan pengembangan," katanya.

Disebutkana bahwa sabu-sabu yang diamankan dari tersangka sebanyak dua paket dengan berat 7,73 gram, satu unit hp, dan sebuah sepmor tersangka.

"Polisi masih mendalami asal usul sabu-sabu yang diduga diedarkan tersangka," ujarnya.

Dalam kasus ini, kata Kasat Resnarkoba, tersangka dibidik penyidik dengan Pasal 114 ayat (2) sub Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Tersangka terancam hukuman penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun," katanya. (riz)

Editor: Muliadi Gani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved