Breaking News:

Empat Varian Baru Virus Corona yang Bikin Gusar

Varian baru virus corona Inggris atau yang disebut virus Kent-B.1.1.7 sudah masuk Indonesia. Di negaranegara lain, varian baru Covid-19 ...

Editor: Muliadi Gani
FOTO: GETTY IMAGES VIA BBC
VARIAN baru virus corona yang ditemukan di Inggris memiliki mutasi pada bagian receptor-binding domain, yang digunakan virus untuk menginfeksi sel tubuh manusia. 

Fauci mengatakan meski begitu, ada bantalan kekebalan ekstra yang disebabkan oleh vaksinasi.

Ini memberi ruang gerak.

“Kabar baiknya adalah, vaksin yang ada sekarang masih akan efektif melawan mutasi,” kata Fauci. 3. Varian P.1 Varian yang diduga memicu kebangkitan penyebaran virus di Brasil muncul di Minnesota untuk pertama kalinya pada Januari 2021.

Itu terjadi pada seorang musafi r dari Brasil, jadi belum ada indikasi penyebaran komunitas. Varian ini disebut P.1, ditemukan pada 42 persen spesimen dalam satu survei yang dilakukan di Kota Manaus, Brasil, dan pejabat Jepang menemukan varian tersebut pada empat pelancong dari Brasil.

“Munculnya varian ini menimbulkan kekhawatiran tentang potensi peningkatan penularan atau kecenderungan untuk infeksi ulang SARS-CoV-2 pada individu,” kata CDC. 4.

Baca juga: Virus Corona, Berasal dari Cina atau Thailand?

Varian L452R Terakhir, ada varian yang terlihat di Kalifornia serta puluhan negara bagian AS lainnya.

“Kami belum tahu banyak tentang yang satu ini,” kata Armstrong. Varian L452R juga memiliki mutasi pada domain pengikat reseptor protein lonjakan (protein spike).

Varian L452R ditemukan secara umum, tapi belum jelas apakah varian ini lebih mudah menular.

Jenis virus apa pun dapat menjadi lebih umum karena apa yang dikenal sebagai efek pendiri.

“Efek pendiri adalah masalah virus berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat,” kata Armstrong.

“Munculnya varian menggarisbawahi perlunya tindakan kesehatan masyarakat,” saran Walensky.

“Pertama, dapatkan vaksinasi saat giliran Anda.

Selain itu, beberapa orang mungkin memerlukan bantuan untuk divaksinasi- harap pertimbangkan untuk membantu tetangga dan orang yang Anda cintai menjadwalkan atau melakukan perjalanan ke tempat pertemuan mereka.

Kedua, kenakan masker.

Jaga jarak dan cuci tangan Anda. Dan akhirnya, sekarang bukan waktunya untuk bepergian.” (kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved