Breaking News:

Efek Vaksin pada Wanita Lebih Buruk Dibanding Pria

Menurut studi yang dilakukan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS, perempuan lebih banyak melaporkan efek samping vaksin Covid-19 ...

Efek Vaksin pada Wanita Lebih Buruk Dibanding Pria
FOTO: KOMPAS.COM
Presiden Joko Widodo meninjau vaksinasi massal terhadap seniman dan budayawan Yogyakarta, Rabu (10/3/2021).

Paparan estrogen menyebabkan sel kekebalan memproduksi lebih banyak antibodi sebagai respons terhadap vaksin flu, misalnya.

Perbedaan genetik antara pria dan wanita juga dapat memengaruhi kekebalan.

Baca juga: Varian Baru Virus Corona Berpeluang Muncul Lagi

Banyak gen yang berhubungan dengan kekebalan berada pada kromosom X, di mana wanita memiliki dua salinan dan pria hanya memiliki satu.

Secara historis, ahli imunologi percaya bahwa hanya satu kromosom X pada wanita yang dihidupkan dan yang lainnya tidak aktif.

Namun, penelitian sekarang menunjukkan bahwa 15 persen gen lolos dari inaktivasi ini dan lebih banyak diekspresikan pada wanita.

Respons imun yang kuat ini membantu menjelaskan mengapa 80 persen penyakit autoimun menimpa wanita.

“Wanita memiliki kekebalan yang lebih besar, apakah itu untuk diri kita sendiri, apakah itu untuk antigen vaksin, apakah itu untuk virus,” kata Dr Klein.

Meskipun wanita berisiko lebih tinggi terkena efek samping, Klein mengatakan wanita tidak perlu khawatir tentang kemungkinan efek samping dari vaksin.

"Anda meningkatkan respons kekebalan yang sangat kuat.

Sebagai hasilnya Anda kemungkinan akan terlindungi," katanya kepada The Times.  (kompas.com)

Berita Populer
Editor: Muliadi Gani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved