Breaking News:

Dianggap Tidak Berguna, Lalu Apa Fungsi Bulu Ketiak?

SEBAGIAN orang menganggap bahwa rambut halus yang tumbuh di bagian tubuh tertentu mengganggu.Karenanya, banyak yang memutuskan untuk mencukur...

Editor: Muliadi Gani
FOTO: FLICKR.COM
ILUSTRASI bulu ketiak. Rambut halus di area ini muncul pada masa pubertas 

PROHABA.CO - SEBAGIAN orang menganggap bahwa rambut halus yang tumbuh di bagian tubuh tertentu mengganggu.

Karenanya, banyak yang memutuskan untuk mencukur, mencabut, hingga melakukan waxing pada area-area yang memiliki bulu.

Padahal, rambut halus itu diciptakan Sang Pencipta bukan tanpa alasan.

Salah satu area yang memiliki rambut halus adalah ketiak.

Namun, kita sering menganggap bahwa rambut halus adalah sesuatu yang tak berguna dan hanya mengganggu keindahan tubuh saja.

Kendati demikian, sebenarnya apa fungsi rambut halus di ketiak? Rambut halus di ketiak muncul pada masa pubertas.

Pada perempuan, rambut halus ketiak tumbuh di usia sekitar usia 10 sampai 11 tahun, sedangkan pada pria sekitar usia 11 sampai 14 tahun.

Baca juga: Kelor, si Kecil Tanaman Super

Meski tak nyaman, bulu ketiak memiliki berbagai macam fungsi dan manfaat.

Menurut penelitian, ketiak dapat membantu Anda mendapatkan pasangan lho. Ini karena, ketiak mengeluarkan bau yang mengandung feromon, yaitu bahan kimia penghasil alami yang berperan dalam ketertarikan seksual.

Dilansir Healthline, Jumat (28/2/2020) feromon akan menjadi lebih kuat dengan membiarkan rambut ketiak tetap utuh.

Anda dapat menangkap bau, karena kelembapan atau keringat menempel pada bulu.

Sebuah penelitian pada tahun 2018 yang melibatkan 96 pasangan heteroseksual menemukan bahwa ada manfaat sebagai penghilang stres dengan mencium aroma alami seseorang.

Peneliti tersebut meminta para pria untuk mengenakan kemeja selama 24 jam dan tidak menggunakan deodoran atau produk tubuh yang beraroma.

Setelah wanita tersebut mencium kemeja pasangannya, penelitian dilanjutkan dengan beberapa tes wawancara kerja tiruan yang penuh tekanan dan sampel air liur untuk mengukur kortisol.

Baca juga: Varian Baru Virus Corona Tak Terdeteksi Tes PCR

Hasilnya, ditemukan bahwa memang ada sesuatu yang memikat tentang aroma alami tubuh.

Selain untuk memikat pasangan, bulu ketiak juga berfungsi untuk mencegah kontak kulit saat melakukan aktivitas tertentu, seperti berlari dan berjalan agar mengurangi gesekan pada kulit.

Hal ini berguna untuk mencegah kondisi kesehatan tertentu.

Selain itu, terdapat beberapa manfaat tidak mencukur bulu ketiak karena diyakini bisa mencegah beberapa masalah seperti iritasi akibat mencukur hingga jerawat pada ketiak.

Namun, ada beberapa kasus yang memang dalam kondisi tidak memiliki bulu di ketiak atau rambut ketiak tidak tumbuh.

Hal ini kemungkinan disebabkan oleh faktor genetik atau kondisi kesehatan tertentu sepeti diabetes, penyakit ginjal, asma hingga kelainan pada kelenjar tiroid dan hipofisis.

Namun, jika bulu ketiak terasa mengganggu seperti mengeluarkan bau yang tidak sedap sehingga mengurangi rasa percaya diri, Anda dapat mencukurnya.

Mencukur bulu ketiak secara alami juga memiliki manfaat, seperti membuat Anda tidak berkeringat dan mengurangi bau. (kompas. com)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved