Breaking News:

Sinar Matahari Bisa Merusak Virus Corona Lebih Cepat

TIM ilmuwan baru-baru ini tampaknya melihat bahwa virus corona kemungkinan lebih rentan terhadap radiasi ultraviolet sinar matahari daripada yang ...

FOTO: SHUTTERSTOCK
Ilustrasi virus corona. Inaktivasi virus corona 8 kali lebih cepat. 

"Inaktivasi yang diamati secara eksperimental dalam simulasi air liur lebih dari delapan kali lebih cepat daripada yang diharapkan dari teori," tulis Luzzatto-Feigiz dan rekannya.

"Tapi, para ilmuwan belum tahu apa yang sedang terjadi," kata Luzzatto-Fegiz.

"Analisis kami menunjukkan, perlunya eksperimen tambahan untuk menguji secara terpisah efek panjang gelombang cahaya tertentu dan komposisi medium," Luzzatto-Fegiz menyimpulkan.

Namun demikian, dengan kemampuan virus corona melayang di udara untuk waktu yang lama, cara teraman untuk menghindarinya adalah memang dengan menjaga jarak sosial dan memakai masker.

Tapi ini tentu merupakan kabar baik bahwa sinar matahari mungkin membantu kita selama musim panas.

Analisis ini telah dipublikasikan di The Journal of Infectious Diseases. (kompas.com)

Berita Populer
Editor: Muliadi Gani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved