Breaking News:

Tiga Terpidana Perkara Zina, Sujud Seusai Dicambuk 100 Kali

Empat dari tiga terpidana dalam perkara jarimah zina dieksekusi cambuk di Stadion Tunas Bangsa, Kota Lhokseumawe, Selasa (6/4/2021) sore

SAIFUL BAHRI
TERPIDANA jarimah zina bersujud seusai dicambuk di Stadion Tunas Bangsa Lhokseumawe, Selasa (6/4/2021). 

LHOKSEUMAWE - Empat dari tiga terpidana dalam perkara jarimah zina dieksekusi cambuk di Stadion Tunas Bangsa, Kota Lhokseumawe, Selasa (6/4/2021) sore. Ketiga terpidana yang dicambuk itu terdiri atas dua pria dan satu wanita. Mereka masing-masing dicambuk 100 kali.

Secara keseluruhan, ketiga terpidana mampu menyelesaikan eksekusi cambuk meski ada yang beberapa kali mengangkat tangan untuk meminta algojo menghentikan ayunan rotan ke belakang tubuhnya. Namun, saat eksekusi cambuk berakhir, ketiganya sempat bersujud.

Selanjutnya dibawa ke ambulans untuk diperiksa kondisi kesehatannya.

Sesuai pantauan Prohaba, eksekusi cambuk pertama dilakukan terhadap pria Zu. Ia terlihat lebih tegar.  Setiap kelipatan 20 cambukan, algojo sempat menghentikan cambukan. Selanjutnya tim medis mempertanyakan kesanggupan Zu.  Namun, Zu mengaku sanggup, sehingga eksekusi cambuk dilanjutkan.

Hanya pada hitungan cambukan ke-95, Zu mengangkat tangan, meminta algojo menghentikan sementara ayunan rotan ke tubuhnya. Setelah berhenti sesaat, cambuk pun dilanjutkan hingga tuntas 100 kali.

Saat ayunan rotan ke-100 kali mendarat di tubuhnya, Zu pun langsung bersujud. Sekilas, gerakannya seperti orang yang sujud syukur. Selanjutnya ia bawa turun dari atas panggung.

Eksekusi kedua dilakukan terhadap pria Ri. Eksekusi cambuk 100 kali terhadap Ri sempat berlangsung lama. Soalnya, ia sebentar-bentar mengangkat tangan. Bahkan, setelah itu sempat beberapa kali memutar badannya di atas panggung sambil menahan rasa sakit di punggungnya.

Ada 18 kali Ri mengangkat tangan minta algojo berhenti sejenak, yakni saat cambukan ke-10, 20, 24, 37, 41, 45, 46 , 51, 56, 59, 63, 65, 80, 82, 90, 93, 94, dan 97.

Meski demikian, Ri berhasil menyelesaikan cambukan hingga kali ke-100. Seperti halnya Zu, Ri pun bersujud di atas panggung.

Eksekusi ketiga berlangsung terhadap Li. Wanita ini kelihatan tegar. Walaupun saat kelipatan ke-10 cambukan, algojo mengehentikan cambukan dan tenaga medis menanyakan kesanggupan Li, tapi ia tetap menyatakam sanggup.

Baru saat memasuki hitungan ke-86, Li sempat mengakat tangan. Setelah berhenti sesaat, cambuk dilanjutkan hingga tuntas.

Seusai cambukan yang ke-100, Li juga bersujud di atas panggung. Entah apa makna sujud mereka setelah selesai menjalani uqubat cambuk di depan umum. (bah)

Berita Populer
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved