Breaking News:

Tim Khusus Polres Buru Tersangka Pencabul Anak

Seorang pelaku pencabulan anak di bawah umur berinisial BK (19), kini masih terus diburu tim khusus Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres...

hand over dokumen pribadi
Kapolres Langsa, AKBP Agung Kanigoro Nusantoro MH 

PROHABA, LANGSA - Seorang pelaku pencabulan anak di bawah umur berinisial BK (19), kini masih terus diburu tim khusus Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Kota Langsa.

Sebelumnya, Kapolres Langsa, AKBP Agung Kanigoro Nusantoro MH, dengan tegas memperingatkan tersangka BK agar segera menyerahkan diri.

Jika tidak, maka akan diambil tindakan tegas.

"Mungkin ia sudah tahu tindakan tegas apa yang akan kita ambil jika dia tidak mau menyerahkan diri," ujar Kapolres Langsa saat merilis kasus pencabulan anak di bawah umur,  Rabu lalu.

Dalam kasus ini, penyidik Sat Reskrim menetapkan sepuluh tersangka.

Sembilan tersangka sudah ditangkap dan satu orang lainnya, yakni BK, masih diburu.

Namanya pun sudah dimasukkan ke dalam daftar pencarian orang (DPO).

Mirisnya, dari sepuluh tersangka itu, lima orang di antaranya juga masih anak di bawah umur dan masih berstatus pelajar SMA.

Baca juga: 10 Tersangka Pelaku Pencabulan Ditangkap, Delapan Orang Berstatus Pelajar

Korban, sebut saja namanya Melati, usia 16 tahun, dicabuli para pelaku pada tanggal 16 Maret 2021 sekitar pukul 20.30 WIB.

Kapolres Langsa, AKBP Agung Kanigoro Nusantoro MH, melalui Kasat Reskrim, Iptu Arief S Sukmo SIK, Selasa (6/4/2021), mengatakan, tim saat ini masih mengejar pelaku.

"Tim sampai sekarang masih bekerja di lapangan memburu pelaku.

Tersangka BK ini kabur ke luar daerah," ujar Iptu Arief tanpa merinci BK kabur ke daerah mana.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Polres Langsa berhasil meringkus sembilan dari sepuluh orang tersangka pelaku pencabulan anak di bawah umur di wilayah Kota Langsa.

Kapolres Langsa, AKBP Agung Kanigoro Nusantoro MH, didampingi Kasat Reskrim, Iptu Arief S Wibowo SIK, Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA), Aiptu Hariadi, mengatakan, sembilan orang tersangka kini sudah diamankan di Mapolres setempat.

"Kesembilan pelaku ditangkap di rumahnya masing-masing dan dua orang di antaranya menyerahkan diri," ujar Kapolres saat merilis kasus itu di halaman Mapolres Langsa, Rabu (31/3/2021).

Menurut AKBP Agung, tindak pidana pelecehan seksual (pencabulan) anak di bawah umur ini terjadi 16 Maret 2021 sekira pukul 20.30 WIB di sebuah rumah kosong, di salah satu gampong, Kecamatan Langsa Kota.

Baca juga: Dibekap Pakai Bantal, Gadis 11 Tahun Diduga Dicabuli Duda

Pencabulan ini diduga dilakukan sepuluh orang, empat orang di antaranya masih berstatus anak di bawah umur, dan tujuh orang lainnya dewasa.

Keempat pelaku masih di bawah umur, M (15), NS (17), M (17) semuanya pelajar SMA, dan MNH (17) eks pelajar.

Sedangkan enam orang tersangka lainnya, MS (18) pelajar, MOS (19) pelajar, MRE (18) pelajar, MH (19), MKA (21) pengangguran, dan BK (19) mekanik.

Disebut-sebut, pencabulan itu juga bagian dari pelunasan utang salah satu tersangka kepada tersangka lainnya.

Karena tak sanggup membayar utang, ia menyodorkan gadis Melati untuk ditiduri.

Dan, ternyata yang mengambilan kesempatan dalam permufakatan jahat itu bukan cuma satu orang, melainkan sampai sepuluh orang.

"Dari sepuluh tersangka, delapan orang di antaranya masih berstatus pelajar.

Saat ini satu orang pelaku berinisial BK, masih dalam pengejaran atau DPO," sebut Kapolres Langsa.

AKBP Agung juga meminta keluarga tersangka SB untuk memfasilitasi agar salah satu dari sepuluh tersangka pencabulan anak di bawah umur itu menyerahkan diri.

"Kita berharap keluarga memfasilitasi supaya tersangka SB menyerahkan diri.

Bila tidak, petugas akan terus memburunya sampai dapat dan akan diambil tindagak tegas," ujarnya. (zb)

Editor: Muliadi Gani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved