Breaking News:

4 Pegawai BUMN Kedapatan Makan Siang di Bulan Puasa

Lima orang muslim diamankan Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Aceh Tamiang dari sebuah rumah makan di Kota...

Editor: Muliadi Gani

PROHABA, KUALASIMPANG - Lima orang muslim diamankan Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Aceh Tamiang dari sebuah rumah makan di Kota Kualasimpang.

Mereka terdiri atas seorang pedagang dan empat pembeli yang makan siang pada bulan puasa di rumah makan tersebut.

Empat pembeli ini belakangan diketahui berstatus pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berkantor di Kota Kulasimpang.

Keempatnya ialah WPK (26), warga Kampung Dalam, Karangbaru, Aceh Tamiang dan tiga lainnya merupakan warga Langsa, masing-masing berinisial IP (33) HP (31), AYP (35).

“Rumah makan ini memang terletak di lorong antarbank, mereka merupakan pegawai di situ,” kata Kabid WH Satpol PP dan WH Aceh Tamiang, Syahrir Pua Lapu, Selasa (20/4/2021).

Syahrir mengungkapkan, penangkapan ini berawal dari laporan masyarakat tentang aktivitas sebuah warung makan yang selalu melayani pembeli pada siang hari.

Baca juga: Warga Geruduk Rumah Penjual Mi di Bulan Puasa, Penjual dan Pembeli Ditangkap

Ironisnya, pemilik warung tersebut dilaporkan tidak sungkan melayani pembeli makan di tempat.

“Memang warungnya agak tertutup karena berada di lorong kantor bank, tapi tetap saja melanggar keputusan bersama Forkopimda Aceh Tamiang tentang ketertiban ibadah puasa,” jelasnya.

Syahrir menjelaskan, salah satu seruan bersama Forkopimda tentang ketertiban beribadah puasa ini mengenai aktivitas pedagang makanan yang dibolehkan beroperasi seusai shalat Ashar.

“Diingatkan lagi, agar pedagang mematuhi dan sama-sama menjaga ketertiban bulan puasa.

Bukan dilarang berjualan, tetap dibolehkan dengan ketentuan waktu yang sudah diatur,” tegasnya. (mad)

Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved