Breaking News:

Jaksa Tuntut Cambuk Penjual Chip Higgs Domino di Pidie

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Pidie menuntut penjual chip Higgs Domino (perangkat judi online) dicambuk 30 kali...

Kode Penukaran Higgs Domino Island 2021 Terbaru 

PROHABA, SIGLI - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Pidie menuntut penjual chip Higgs Domino (perangkat judi online) dicambuk 30 kali.

Sedangkan pembeli chip Higgs Domino tersebut dituntut 12 kali sebat dengan rotan.

Tuntutan itu dibacakan jaksa dalam sidang perkara jinayat di Mahkamah Syar'iyah Sigli, Selasa (27/4/2021).

Kajari Pidie, Gembong Priyanto SH MHum, melalui Kasi Pidum Kejari Pidie, Dahnir, kepada Prohaba, Rabu (28/4/2020), mengatakan, lima terdakwa judi chip Higgs Domino telah dituntut, masing-masing si penjual 30 kali sebat dengan rotan dan pembeli 12 kali cambuk di depan umum.

Pelaksanaan cambuk, sebut Dahnir, akan dilakukan setelah bulan Ramadhan.

Sedangkan putusan majelis hakim Mahkamah Syar'yah Sigli akan dibacakan pada Rabu (5/5/2021).

Ketua Mahkamah Syar'iyah Sigli, Drs H Juwaini MH, melalui Panitera Muda Hukum, Dedy Afrizal, kepada Prohaba, Rabu (28/4/2021) menjelaskan, majelis hakim Mahkamah Syar'iyah Sigli memberikan penangguhan penahanan kepada terdakwa pembeli chip GWN (30) setelah dijamin oleh keluarganya.

Baca juga: Polisi Kembali Ringkus Penjual Chip Domino, Sita Uang Jutaan Rupiah Hasil Penjualan

Lelaki GWN dituntut 12 kali cambuk.

Dikatakan, pemberian penangguhan penahanan dibolehkan.

Hal itu sesuai dengan bunyi Pasal 32 ayat (1) hingga Pasal 35 Qanun Aceh Nomor 7 Tahun 2013 tentang Hukum Acara Jinayat.

"Abang kandung GWN yang memberikan jaminan," jelasnya.

Untuk diketahui, kelima terdakwa sebagai pejual dan pembeli adalah NLH (23), warga Gampong Karieng, Kecamatan Grong-Grong dan IML (26) warga Gampong Alue Lada, Kecamatan Batee.

Berikutnya, AZH (27), warga Gampong Mesjid Yaman, Kecamatan Mutiara, dan GWN (30), warga Gampong Sentosa di kecamatan yang sama. Terakhir, MSN (28), warga Gampong Cempala Kuneng, Kecamatan Peukan Baro, Pidie. (naz)

Berita Populer
Editor: Muliadi Gani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved