Breaking News:

Bebas dari LP, Residivis Kembali Edarkan Sabu

Baru ke luar dari penjara, seorang residivisi (penjahat kambuhan) kasus narkotika. berinisial SS (38 ) kembali diringkus Satuan Reserse Narkoba ...

FOTO: FOR PROHABA
Baru ke luar dari penjara, SS (38), residivisi kasus narkotika, kembali diringkus Sat Res Narkoba Polres Langsa, karena mengedarkan sabu-sabu di daerah tempat tinggalnya. Ia ditangkap bersama temannya, RR oleh Tim Opsnal Kamis (29/4/2021) sekitar pukul 23.30 WIB, di rumah tersangka SS, Dusun Nelayan, Gampong Sungai Pauh Pusaka, Kota langsa. 

PROHABA, LANGSA - Baru ke luar dari penjara, seorang residivisi (penjahat kambuhan) kasus narkotika

berinisial SS (38 ) kembali diringkus Satuan Reserse Narkoba Polres Langsa, karena kedapatan mengedarkan sabu-sabu di daerah tempat tinggalnya.

Selain tersangka SS yang merupakan warga Dusun Nelayan, Gampong Sungai Pauh Pusaka, Kecamatan Langsa Barat, petugas juga meringkus temannya yang juga berbisnis narkoba, RR (27), warga Gampong Batee Puteh, Kecamatan Langsa Lama.

Kedua tersangka ditangkap Tim Opsnal pada Kamis (29/4/2021) sekitar pukul 23.30 WIB di rumah tersangka SS, Dusun Nelayan Gampong Sungai Pauh Pusaka.

"Bersama tersangka SS diamankan barang bukti 12 paket sabu seberat 42,90 gram," sebut Kapolres Langsa, AKBP Agung Kanigoro Nusantoro MH, melalui Kasat Resnarkoba, Iptu Imam Aziz Rachman SIK, Senin (3/4/2021).

Kasat Resnarkoba, Iptu Imam Aziz Rachman SIK menjelaskan, diperoleh informasi bahwa sejak bebas dari LP tersangka SS kerap mengedarkan sabu-sabu di daerah tempat tinggalnya.

Baca juga: Pengedar Sabu Diciduk Saat Transaksi, 1 Orang DPO

Aktivitas pelaku sangat meresahkan masyarakat sekitar, hingga akhirnya tersangka SS berhasil dibekuk bersama barang bukti 12 paket yang siap edar.

"Residivis SS dibekuk bersama tersangka RR saat anggota Unit Opsnal Sat Resnarkoba menggerebek rumahnya," jelas Iptu Imam Aziz.

Iptu Imam menambahkan, selain 12 paket sabu aparat juga diamankan barang bukti lainnya berupa gunting, kaca pireks, sendok sabu, dan 30 plastik tembus pandang.

Berikutnya, alat isap sabu (bong), uang tunai Rp 170.000, dan satu unit mobil merek Suzuki Ertiga warna merah metalic BK 1495 OY.

Kepada penyidik, tersangka SS mengaku sabu 50 gram itu ia beli dari tersangka berinisial R yang kini buron seharga Rp 12.500.000. Sabu-sabu itu dia beli untuk dijual kembali.

Melalui penjualan itu ia berharap mendapat margin  keuntungan. (zb)

Berita Populer
Editor: Muliadi Gani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved