Breaking News:

Polisi Tangkap Spesialis Pencuri Lembu, Sita Mobil hingga Uang Belasan Juta Rupiah

Tim Resmob Satreskrim Polres Bener berhasil meringkus komplotan spesialis pencuri lembu di Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah

Editor: bakri
CAPTURE PROHABA
Kapolres Bener Meriah, AKBP Siswoyo Adi Wijaya SIK. 

REDELONG - Tim Resmob Satreskrim Polres Bener berhasil meringkus komplotan spesialis pencuri lembu di Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Selasa (18/5/2021). Enam orang yang ditangkap itu memiliki peran masing-masing.

Mereka adalah RH sebagai pembeli, S sebagai agen pembeli, serta H, J, A dan AAD sebagai pencuri lembu. Selain mengamankan pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti berupa satu mobil L300, satu ekor lembu, 8 unit handphone, 3 unit sepeda motor, dan uang tunai senilai Rp 16.200.000.

Demikian disampaikan Kapolres Bener Meriah, AKBP Siswoyo Adi Wijaya SIK melalui Kasat Reskrim, Iptu Dr Bustani SH MH kepada ProHaba melalui sambungan telepon, Kamis (20/5/2021). Pihaknya telah mengamankan 6 orang terduga pelaku yang merupakan komplotan spesialis pencuri lembu yang selama ini telah meresahkan masyarakat Pintu Rime Gayo.

Berawal dari laporan masyarakat, dirinya langsung memerintahkan Kanit Resmob beserta anggota untuk melakukan penyelidikan terkait informasi pencurian lembu di lahan Sesongo, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah. "Setelah dilakukan penyelidikan, polisi mengamankan 6 orang laki-laki terduga pelaku beserta barang bukti," ujar Iptu Bustani.

Berdasarkan pengakuan masyarakat, sambungnya, pencurian lembu di kawasan itu kerap terjadi. "Selama bulan puasa, masyarakat sering kehilangan ternak dan hartanya akibat ulah pelaku," beber Bustani.

Saat ini keenam terduga pelaku beserta barang bukti diamankan di Polres Bener Meriah. "Kami masih melakukan pengembangan dan juga berkoordinasi dengan Polres Aceh Barat untuk mengungkap kasus ini," tambahnya.

Pada bagian lain, Kapolres Bener Meriah, AKBP Siswoyo Adi Wijaya SIK menambahkan, dalam melakukan aksinya, para terduga pelaku menggunakan tali jerat untuk menangkap lembu yang berkeliaran di kawasan itu.

"Para pelaku menggunakan tali jerat untuk menangkap lembu yang dilepasliarkan di lahan warga," ujar Kapolres Bener Meriah, AKBP Siswoyo Adi Wijaya SIK. Setelah diamankan, ternak curian itu selanjutnya dijual kepada agen penampung.

Sementara itu, salah seorang korban mengaku bahwa dirinya sudah kehilangan belasan ternak. "Sejak 2017 hingga sekarang ini, ada sekitar belasan hewan ternak saya hilang diduga dicuri orang. Kalau diuangkan sudah puluhan juta rupiah," ujar korban yang tidak mau disebut namanya.(bud)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved