Breaking News:

Kriminal

Pria Ngebet Rujuk Bacok Mantan Mertua hingga Tewas, Gegara Dimintai Uang Syarat Rp 8 Juta

Kasus pembunuhan sadis terjadi di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng). Tersangka pelakunya adalah seorang pria berinisial IT (31)...

Editor: Muliadi Gani
FOTO: DOK. POLRES KAPUAS
Kapolres Kapuas, AKBP Manang Soebeti saat menyampaikan rilis pembunuhan sadis yang terjadi di wilayah Kecamatan Kapuas Kuala, Rabu (2/6/2021) melibatkan mantan menantu terhadap bekas mertuanya. 

PROHABA.CO, KAPUAS - Kasus pembunuhan sadis terjadi di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng).

Tersangka pelakunya adalah seorang pria berinisial IT (31).

Ia tega membacok mantan mertuanya SU (63) secara membabi buta hingga tewas.

Selain itu, aksi kejam tersangk juga melukai anak tirinya sendiri yang masih berusia 6 tahun.

Kasus pembunuhan yang melibatkan IT itu sudah ditangani Polres Kapuas, Kalteng.

Kapolres Kapuas, AKBP Manang Soebeti menjelaskan, motif pelaku hingga tega menghabisi nyawa korbannya lantaran sakit hati.

"Pelaku mengaku melakukan perbuatannya karena sakit hati dan menaruh dendam kepada korban karena beberapa kali pelaku ingin rujuk dengan anak korban dan korban tak pernah diberikan restu kepada pelaku," kata Kapolres, Rabu (2/6/2021).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka juga sudah beberapa kali mengancam akan membunuh korban dan anak korban apabila keinginannya tak dituruti.

Baca juga: Minta Cerai, Istri Dibacok Suami hingga Tewas

"Korban juga pernah ingin ditusuk oleh pelaku, tapi berhasil dicegah oleh keluarga.

Lalu menurut keterangan pelaku, korban pernah menawarkan kepada pelaku kalau ingin rujuk dengan anaknya harus menyerahkan uang 8 juta rupiah sebagai tanda keseriusan.

Namun, hal itu justru membuat pelaku tersinggung dan sakit hati," bebernya.

Akhirnya, tersangka berbuat nekat dengan menghabisi korban dan menganiaya anak tiri pelaku hingga luka berat dan harus mendapat perawatan medis intensif.

Adapun barang bukti yang diamankan berupa satu bilah parang tanpa kumpang (sarung) dengan pegangan terbuat dari kayu, satu unit sepeda motor merek Yamaha MX King , satu satu lembar baju daster dalam keadaan robek dan berlumur darah, satu lembar kaus berlumur darah.

"Atas perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan Pasal 340 juncto Pasal 338 juncto Pasal 351 ayat (2) dan (3) KUHPidana dengan ancaman pidana penjara mati atau seumur hidup," pungkasnya. (kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved