Breaking News:

Rumah Ambruk Diterjang Badai, Nazaruddin dan Keluarga Nginap di Rumah Famili

Angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Bireuen, Jumat (25/6) siang mengakibatkan sebuah rumah milik Nazaruddin Ahmad (53) di Dusun Matang Pasi

Editor: bakri
SERAMBI /YUSMANDIN
RUMAH milik Nazaruddin warga Gampong Alue Kuta, Jangka Bireuen yang roboh setelah diterjang angin kencang, Jumat (25/6- 2021) siang. 

BIREUEN - Angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Bireuen, Jumat (25/6) siang mengakibatkan sebuah rumah milik Nazaruddin Ahmad (53) di Dusun Matang Pasi, Gampong Alue Kuta, roboh. Mengakibatkan pemilik rumah Nazaruddin dan istrinya Nurazizah (56) dan dua anaknya Warmin (22) dan Aulia (14) ditampung di rumah sanak familinya yang juga tak jauh dari lokasi rumah yang ambruk tersebut.

Disebutkan, bencana alam angin kencang disertai hujan lebat itu benar-benar membuat masyarakat di lokasi tersebut ketakutan. Apalagi ketika angin bertiup kencang tersbut juga terdengar suara seperti gemuruh yang cukup dahsyat. “Ketika rumah itu roboh angin cukup kencang yang sertai suara gemuruh. Apalagi saat rumah itu ambruk juga terdengat suara dentuman yang cukup keras dan membuat warga ketakutan,” ujar seorang warga Alue Kuta.

Kepala Dinas Sosial Bireuen, Mulyadi, SE MM melalui Kabid Rehabilitasi dan Perlindungan Jaminan Sosial, Faisal Kamal S Sos kepada Prohaba, Sabtu (26/06/2021) mengatakan, rumah kontruksi kayu beratap seng yang rusak parah tersebut milik Nazaruddin Ahmad.

Rumah tersebut selama ini ditempati Nazaruddin bersama istri dan dua anaknya.  Faisal Kamal mengatakan, sesuai laporan kronologis kejadian dari pengendali posko Tagana  Dinsos Bireuen, Zulfikar, GA menjelaskan, saat kejadian, kondisi cuaca dikawasan itu hujan disertai angin kencang. Akibatnya satu unit rumah milik korban tersebut rusak/roboh dan tak bisa digunakan untuk sementara waktu. “Kebetulan saat peristiwa itu terjadi pemilik rumah tidak berada dalam rumahnya sehingga tidak menimbulkan korban jiwa,” ujar Zulfikar.

Sebagai bentuk perhatian dan kepedulian terhadap warga yang terkena musibah, sebut Zulfikar,  Pemkab Bireuen melalui Dinas Sosial telah menyerahkan bantuan masa panik guna meringankan beban korban paska kejadian.

Keuchik Alue Kuta, Yusrizal membenarkan satu unit rumah warganya ambruk saat terjadi hujan disertai angin kencang. Seperti dikatakan Zulfikar, Keuchik Yusrizal juga mengatakan untuk sementara waktu keluarga Nazaruddin ditampung di rumah sanak fimilinya yang juga dekat dengan rumah ambruk tersebut. Selain itu, Keuchik Yusrizal juga mengatakan pihaknya sedang memikirkan bantuan untuk korban tersebut. “Membantu penanganan paska kejadian, warga melaksanakan gotong royong bersama untuk membersihkan bangunan rumah yang telah rubuh dan mengupayakan untuk bisa diperbaiki kembali,” jelasnya.(yus)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved