Breaking News:

Kriminal

Pelaksanaan Hukuman Cambuk Terhadap 5 Terpidana Jarimah Zina, Pelanggar Syariat Islam di Lhokseumawe

Lima terpidana pelanggar qanun syariat Islam mendapatkan hukuman cambuk di Lapangan Tunas Bangsa, Kota Lhokseumawe, Senin (28/6/2021).

Editor: IKL
For Serambinews.com
Salah seorang terpidana pelanggar syariat Islam mendapat hukuman cambuk di Lapangan Tunas Bangsa, Kota Lhokseumawe, Senin (28/6/2021). For Serambinews.com 

Terpidana Ibrahim sudah menjalani hukuman penjara 54 hari, oleh sebab itu dipotong hukuman cambuk sebanyak satu kali.

Laporan Zaki Mubarak | Lhokseumawe

PROHABA.CO, LHOKSEUMAWE - Lima terpidana pelanggar qanun syariat Islam mendapatkan hukuman cambuk di Lapangan Tunas Bangsa, Kota Lhokseumawe, Senin (28/6/2021).

Dari pantauan terlihat satu di antaranya wanita yang melakukan jarimah zina terpaksa harus digotong oleh petugas karena pingsan usai dihukum cambuk sebanyak 100 kali.

Kelima terpidana pelanggar syariat Islam tersebut yakni Samsul Bahri dan Nurul Aini. 

Keduanya divonis bersalah melakukan jarimah zina dengan hukuman masing-masing 100 kali cambukan.

Kemudian, terpidana Mahatir dan Syakban Irham divonis bersalah melakukan jarimah khamar dengan hukuman masing-masing 40 kali cambukan.

Baca juga: Viral, Aksi Terekam CCTV, Sepasang Kekasih Berbuat Zina di Masjid Sebelum Mencuri Kotak Amal

Baca juga: Dicambuk 100 Kali, Pasangan Zina Gemetar Menahan Sakit

Selanjutnya, terpidana Ibrahim Muhammad alias Pak Geuchik dicambuk 75 kali cambukan karena menyediakan tempat jarimah zina.

Terpidana Ibrahim sudah menjalani hukuman penjara 54 hari, oleh sebab itu dipotong hukuman cambuk sebanyak satu kali.

Kepala Seksi Tindak Pidana Umum pada Kejaksaan Negeri Lhokseumawe Kardono mengatakan pelaksanaan hukuman cambuk ini merupakan yang ketiga sepanjang tahun 2021.

"Kelima terpidana ini ditangkap di sejumlah lokasi di Lhokseumawe beberapa waktu lalu," jelasnya.

Dikatakan Kardono, pelaksanaan hukuman cambuk tersebut berdasarkan perintah Kepala Kejaksaan Negeri Lhokseumawe atas putusan dari Mahkamah Syariah.

Terkait pingsannya salah seorang terpidana usai menerima hukuman cambuk, Kardono menyebutkan bahwa petugas kesehatan sudah melakukan pemeriksaan terhadap kondisi Nur Aini.

"Kondisinya masih normal, itu biasa terjadi saat pelaksanaan hukuman cambuk. Kita juga menyediakan petugas kesehatan untuk menangani kesehatan terpidana," pungkasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Lima Terpidana Pelanggar Syariat Islam di Lhokseumawe Dicambuk, 1 Wanita Pingsan, Ini Kasusnya, https://aceh.tribunnews.com/2021/06/30/lima-terpidana-pelanggar-syariat-islam-di-lhokseumawe-dicambuk-1-wanita-pingsan-ini-kasusnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved