Breaking News:

Polisi Gagalkan Penyelundupan 195 Kg Ganja Kering di Galus, Dua Mobil dan Dua Tersangka Diamankan

Aparat Polres Gayo Lues (Galus) dari jajaran Satreskoba berhasil menggagalkan penyelundupan ganja kering 195 kilogram yang hendak diseludupkan

Editor: bakri
DOK. POLRES GALUS
KAPOLRES Galus, AKBP Carlie Syahputra Bustamam didampingi Wakapolres Kompol M Wali dan Kasat Narkoba Iptu Darli, dalam konferensi pers tentang penangkapan ganja kering 195 kg yang dilaksanakan di halaman Mapolres Galus di Blangsere, Kamis (1/7/2021). 

BLANGKEJEREN - Aparat Polres Gayo Lues (Galus) dari jajaran Satreskoba berhasil menggagalkan penyelundupan ganja kering 195 kilogram yang hendak diseludupkan ke Medan, Sumatera Utara.

Ganja kering tersebut hendak diseludupkan dari Galus melalui jalur Terangun menuju Blangpidie Aceh Barat Daya (Abdya). Ganja kering yang dikemas dalam 8 goni dengan berat 195 kilogram itu diangkut menggunakan sebuah mobil Toyota Kijang Innova BK 1178 KC dan ditangkap pada Sabtu 19 Juni 2021 sekitar pukul 01.00 WIB di kawasan pegunungan Desa Tongra, Kecamatan Terangun. Dalam penyeludupan ganja kering yang bersumber dari Agusensen Blangkejeren itu polisi mengamankan dua tersangka yang berperan sebagai cucut alias petunjuk jalan menggunakan mobil Toyota Avanza BK 1064 IL milik warga Terangun.

Kapolres Galus, AKBP Carlie Syahputra Bustamam menggelar konferensi pers didampingi Wakapolres Kompol M Wali dan Kasat Narkoba Iptu Darli di halaman Mapolres Galus di Blangsere, Kamis (1/7/2021).

Pada kesempatan itu dikatakan, saat penangkapan tersangka penyelundup ganja kering sebanyak 8 goni dengan berat 195 kilogram itu, petugas mengamankan dua tersangka, yakni SB (27), wiraswasta dan AI (22), mahasiswa, tercatat sebagai warga Terangun Galus yang merupakan adik dan abang. Kapolres mengatakan, kedua tersangka berperan sebagai petunjuk jalan (cucut), lalu di belakang tersangka diikuti sebuah mobil Innova BK 1178 KC yang membawa ganja 8 goni (195 kg).

Namun, tersangka lainnya, yakni lima orang melarikan diri setelah polisi menyetopnya di kawasan Pegunungan Tongra lintasan Galus Abdya tersebut.

Dalam kasus penyelundupan ganja kering ini, petugas mengamankan dua tersangka warga Terangun, sedangkan lima orang lainnya masih buron, masing- masing ZS selaku pemilik barang, ZK, AS, JD, warga Terangun dan WS, warga Blangpegayon,” sebutnya.

AKBP Carlie mengatakan, lima tersangka berhasil melarikan diri itu dengan cara melompat ke dalam jurang pada saat petugas melakukan razia atau memberhentikan mobil Avanza yang dikendarai tersangka SB dan AI dengan posisi yang berada di depan dan sopir bersama penumpang mobil kijang Innova berada di belakangnya langsung melompat ke jurang.

“Kini tersangka dua orang dan dua mobil beserta barang bukti ganja 195 kilogram telah diamankan di Mapolres Galus. Tersangka diancam hukuman pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun atau denda maksimum 8 miliar rupiah,” sebutnya. (rasidan)

Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved