Dinodai Teman Facebooknya, Gadis di Bawah Umur Hamil

Seorang gadis di bawah umur menjadi korban rudapaksa seorang pemuda kenalannya. Kasus pemerkosaan itu terjadi di Tangerang, Banten, menimpa gadis...

Editor: Muliadi Gani
hoy.com/Colombiareports.com
Ilustrasi rudapaksa - seorang gadis dibawah umur hamil dinodai teman facebook 

PROHABA.CO, TANGERANG - Seorang gadis di bawah umur menjadi korban rudapaksa seorang pemuda kenalannya. 

Kasus pemerkosaan itu terjadi di Tangerang, Banten, menimpa gadis berumur 14 tahun.

Tersangka pelakunya adalah pria yang dia kenal di Facebook, berinisial SAS (23).

Akibat kejadian ini, korban diketahui kini tengah berbadan dua.

Kasatreskrim Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Ardi Rahananto, mengakui adanya kasus ini.

Ia menjelaskan, tersangka berhasil diciduk sebelum melancarkan kembali aksi bejatnya.

SAS diringkus di rumahnya kawasan Kampung Pelonco, Desa Rawa Boni, Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Sabtu (17/7/2021).

"Tersangka sudah kami amankan.

Sekarang kami lakukan penahanan," jelas Ardi saat dikonfirmasi, Selasa (20/7/2021).

Baca juga: Ayah Diduga Perkosa Dua Anak Tirinya, Dinodai Saat Tidur Nyenyak

Baca juga: Mahasiswa Cabuli Dua Bocah, Dinodai di Mushala

Kasus asulisa itu bermula saat korban mengenal tersangka pelaku melalui media sosial Facebook pada Desember 2020.

Berawal dari situ, tersangka membujuk si gadis beliau keluar dan diduga dia setubuhi di tempat kejadian perkara (TKP) Kampung Pelonco, Desa Rawa Boni, Pakuhaji.

Kemudian, pada Mei 2021 orang tua korban curiga lantaran perut anak perempuannya ini terus membesar.

Akhirnya dilakukan tes kehamilan terhadap korban dan ia dinyatakan positif  hamil.

"Benar, terjadi persetubuhan dan atau perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur, masih 14 tahun," ungkap Ardi.

Kepolisian akhirnya menangkap tersangka pelaku atas pelaporan orang tua korban pada bulan Juni 2021.

"Terus kami lakukan pemeriksaan saksi-saksi, gelar perkara, penetapan tersangka, dan kami lakukan upaya paksa.

Jadi, sudah dilakukan penahanan dan posisinya kini ditahan," paparnya.

Tersangka pelaku dijerat penyidik dengan Pasal 76D juncto Pasal 81 ayat (1) dan (2) atau Pasal 76E juncto Pasal 82 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak terkait persetubuhan terhadap anak dan atau perbuatan cabul terhadap anak. (kompas.com)

Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer

    Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved