Breaking News:

Dua Penikam di Pidie Jaya Gunakan Pisau ala Ninja, Dua Korban Bersimbah Darah

Dua warga Gampong Meue, Kecamatan Trienggadeng, Pidie Jaya (Pijay), diamankan aparat Polres Pijay setelah diketahui menikam dua korban asal

Editor: bakri
FOR PROHABA
DUA Pelaku penikaman berhasil diamankan pihak kepolisian di Mapolres Pidie Jaya. 

MEUREUDU - Dua warga Gampong Meue, Kecamatan Trienggadeng, Pidie Jaya (Pijay), diamankan aparat Polres Pijay setelah diketahui menikam dua korban asal gampong yang sama. Peristiwa berdarah itu terjadi pada Jumat (23/7/2021) sekira pukul 20.00 WIB seusai terjadi percecokan mulut antara tersangka pelaku dan korbannya.

Perselisihan itu berakhir dengan aksi saling serang menggunakan senjata tajam berupa dua pisau ala Ninja dan pisau panjang. “Kedua pelaku yang kami amankan adalah HN bin HL (28) dan MD bin HI (20), warga Gampong Meue, Kecamatan Trienggadeng,” sebut Kapolres Pijay, AKBP Musbagh Ni’am SAg SH MH melalui Kasat Reskrim AKP Dedy Miswar SSosI kepada Prohaba, Sabtu (24/7/2021).

Sementara itu, dua korban penikaman masing-masing Ibrahim Daud (50) dan Muhidin bin Abubakar (20), warga gampong yang sama. Pisau ala Ninja yang digunakan dua tersangka bersama barang bukti lainnya sudah disita dan diamankan di Mapolres Pidie Jaya, Sabtu (24/7/2021). Tindak penganiayaan ini terjadi persis di jembatan depan rumah korban Ibrahim. Di tempat itulah terjadi perkelahian antara Herman selaku saudara Fadil dengan Wijayatul Afka dan Muhidin. Tiba-tiba datang Herman dan langsung memukul wajah Wijayatul Afka.

Dalam waktu bersamaan Fadil juga memukul Muhidin. Lalu, Muhidin lari ke rumah Ibrahim, ayah Wijatul Afka, guna mengabarkan bahwa Wijayatul Afka telah dipukul oleh Herman dan Fadil. Mendengar laporan itu, Ibrahim bersama Muhidin langsung berlari menuju lokasi perkelahian.

Alhasil, terjadi adegan perkelahian episode berikutnya. Pada saat itulah Ibrahim ditikam oleh Fadil pada bagian perutnya. Muhidin pun mengalami tusukan di bagian punggungnya. Penusukan dilakukan oleh kedua tersangka pelaku (Fadil dan Herman) sama-sama menggunakan senjata tajam berupa pisau ala Ninja yang ternyata sengaja mereka bawa sebelumnya.

“Akibat penikaman itu korban bersimbah darah,” kata AKP Dedy Miswar. Selain melaporkan ke polisi, warga juga melakukan upaya penyelamatan dengan memboyong korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pijay.

Tanpa menunggu lama, aparat langsung melakukan penyelidikan dan penyisiran lokasi untuk membekuk kedua tersangka yang lari dari lokasi baku hantam. Polisi juga mencari barang bukti (BB) yang dibuang tersangka ke dalam selokan di seputaran lokasi kejadian. “Malam itu juga kedua pelaku bersama BB kami amankan. Pelaku akan dimintai keterangan,”demikian Dedy Miswar. (idris ismail)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved