Breaking News:

Dua Bocah Mati Kelaparan akibat Dikunci Tantenya di Bagasi Mobil, Saat Ditemukan Sudah Membusuk

Seorang wanita di  Baltimore, Amerika Serikat (AS), ditangkap polisi pada Jumat (30/7/2021), akibat mengunci keponakannya di bagasi mobil sampai ...

Editor: Muliadi Gani
FOTO: SHUTTERSTOCK
Seorang wanita di  Baltimore, Amerika Serikat (AS), ditangkap polisi pada Jumat (30/7/2021), akibat mengunci keponakannya di bagasi mobil sampai kelaparan, tewas, lalu mayatnya membusuk. 

PROHABA.CO, BALTIMORE - Seorang wanita di  Baltimore, Amerika Serikat (AS), ditangkap polisi pada Jumat (30/7/2021), akibat mengunci keponakannya di bagasi mobil sampai kelaparan, tewas, lalu mayatnya membusuk.

Wanita bernama Nicole Johnson (33) itu didakwa dengan penganiayaan anak tingkat pertama yang mengakibatkan kematian.

Keponakannya yang sudah tak bernyawa ditemukan pada Kamis (29/7/2021) oleh polisi Baltimore.

Menurut dokumen dakwaan yang didapat The Baltimore Sun, Johnson sedang menyetir lalu ditepikan polisi tepat setelah pukul 11 malam.

Ia diduga mengemudi tanpa SIM dan pelat nomor sementaranya palsu.

Mobilnya kemudian diderek. Polisi lalu mencium bau busuk saat Johnson mengeluarkan barang-barang dari mobilnya.

Johnson berusaha menutupi koper dengan selimut saat dia mengeluarkannya, yang berujung ditemukannya mayat keponakan yang sudah membusuk. Johnson kemudian berupaya melarikan diri, tetapi dengan cepat ditangkap polisi.

Ada dua korban di koper itu, masing-masing Joshlyn Johnson (7) dan Larry O'Neil (5). Semuanya adalah keponakan Nicole Johnson. Keduanya mengalami kelaparan parah, menurut The Sun.

Baca juga: Dalam Dua Pekan Sudah Tiga Bocah Meninggal Tenggelam di Aceh Utara

Keponakan yang perempuan berbobot hanya 8 kg, sedangkan saudara laki-lakinya 9 kg.

“Menurut para dokter, dibutuhkan beberapa bulan kelaparan sampai bobotnya seperti ini,” tulis dokumen dakwaan.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved