Kriminal

Kepsek Cabuli 4 Murid SD, Ancam Tak Luluskan Korban

Polisi menangkap seorang kepala sekolah (kepsek) salah satu sekolah dasar (SD) swasta di Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng)...

Editor: Muliadi Gani
STOCKPHOTO/D-KEINE
ILUSTRASI penangkapan pelaku kejahatan. 

PROHABA.CO, KAPUAS - Polisi menangkap seorang kepala sekolah (kepsek) salah satu sekolah dasar (SD) swasta di Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng).

Kepsek bernama I Gede Putu Andika (45) itu diduga mencabuli empat siswinya dalam waktu berdekatan.

Tindak asusila yang ia lakukan akhirnya terungkap, karena ada korban yang berani melapor.

"Pelaku akhirnya ditangkap pada Jumat, 30 Juli 2021 sekira pukul 10.00 WIB," kata Kasat Reskrim Polres Kapuas, AKP Kristanto Situmeang kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (4/8/2021).

Dugaan kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur itu bermula pada Jumat (21/5/2021).

Awalnya, Gede memanggil para korban ke ruangan kepala sekolah dengan alasan untuk perbaikan nilai ujian.

Setelah para korban berkumpul di sekolah, korban disuruh Gede satu per satu masuk dalam ke ruangan kepala sekolah.

Namun, alih-alih memperbaiki nilai ujian, para korban justru disuruh Gede menonton film porno.

Baca juga: Guru Ngaji Cabuli Lima Muridnya, Korban Merasa Perih Saat Pipis

"Di dalam ruangan kepala sekolah tersebut, korban disuruh terlapor menonton film dewasa, tapi korban menolak," tutur Kristanto.

Kristanto menyebut aksi Gede tidak berhenti sampai situ.

Dia juga meraba-raba alat kelamin para siswi.

Para korban juga diancam agar tidak memberi tahu orang tua masing-masing.

Gede mengancam tidak akan meluluskan mereka sekaligus menahan ijazah.

"Terlapor langsung meraba- raba alat kelamin, payudara, dan pantat korban.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved