Breaking News:

Klarifikasi RS Columbia Asia soal Tagihan 488 Juta ke Pasien Corona

Pihak manajemen Rumah Sakit Columbia Asia Medan, Sumatera Utara, memberikan tanggapan terkait informasi yang beredar mengenai tagihan Rp 488 juta ...

Editor: Muliadi Gani
ilustrasi pasien Covid-19
ilustrasi pasien Covid-19 

PROHABA.CO, MEDAN - Pihak manajemen Rumah Sakit Columbia Asia Medan, Sumatera Utara, memberikan tanggapan terkait informasi yang beredar mengenai tagihan Rp 488 juta kepada keluarga salah satu pasien Covid-19.

Ada beberapa hal yang diklarifikasi oleh pihak rumah sakit. Jumlah biaya tagihan General Manager RS Columbia Asia Dedy Hidayat mengakui kebenaran soal tagihan kepada keluarga pasien.

Namun, Dedy meralat pernyataan keluarga pasien yang menyebutkan tagihan sebesar Rp 488 juta.

Dia mengatakan, total biaya perawatan pasien itu adalah sebesar Rp 453 juta.

"Yang bisa di-cover Kemenkes itu Rp 366 juta, sehinga sisanya Rp 87 juta menjadi beban pasien," kata Deny saat jumpa pers di RS Columbia Asia Medan, Kamis (2/9).

Bantahan pihak rumah sakit Sementara itu, Dedy membantah tuduhan bahwa pihak rumah sakit telah mengejarngejar keluarga pasien untuk membayar tagihan itu.

Dia menyebutkan, sejak awal tagihan yang disodorkan kepada keluarga pasien sudah sesuai prosedur.

"Jadi tidak ada istilah kami mengejar keluarga untuk melakukan pembayaran," kata Dedy.

Baca juga: Pasien Covid-19 Bayar Rp 400 Juta-an di RS Colombia Medan

Menurut Dedy, pihak RS telah memberikan pilihan soal pembiayaan saat pasien pertama kali masuk ke RS.

Sejak awal, keluarga pasien memilih melakukan pembayaran mandiri.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved