Breaking News:

Diselundupkan dari Thailand, Sabu Dikubur di Tambak Ikan, Tiga Terdakwa Tunggu Tuntutan Jaksa

Tiga dari lima pria yang terlibat dalam penyelundupan 31 kilogram (kg) lebih sabu dari Thailand ke Aceh dan menyembunyikannya dengan cara mengubur

Editor: bakri
Diselundupkan dari Thailand, Sabu Dikubur di Tambak Ikan, Tiga Terdakwa Tunggu Tuntutan Jaksa
PROHABA
Pengadilan Negeri Lhoksukon, Aceh Utara, Muhifuddin MH

LHOKSUKON – Tiga dari lima pria yang terlibat dalam penyelundupan 31 kilogram (kg) lebih sabu dari Thailand ke Aceh dan menyembunyikannya dengan cara mengubur di tambak ikan pada Januari 2021 lalu, kini sedang menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Lhoksukon, Aceh Utara.

Pada 27 September 2021 nanti ketiganya akan menjalani sidang dengan agenda tuntutan. Ketiga terdakwa itu adalah Hasballah alias Cek Lah, kemudian Mizal Zulmi alias Lek alias Angga, dan Mirza Zamzami alias Mirza, ketiganya warga Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara.

Ketiga terdakwa tersebut ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) RI di dua lokasi terpisah dan dalam waktu yang berbeda. Hasballah diringkus petugas BNN pada 18 Januari 2021 sekitar pukul 13.50 WIB, di SPBU Jalan Banda Aceh-Medan, Desa Tanjong Minjei, Kecamatan Madat, Aceh Timur. Hasballah berperan mencari orang yang menjemput sabu di perairan Thailand untuk diselundupkan ke Aceh melalui perairan Seunuddon.

Sedangkan Mizal dan Mirza diringkus petugas BNN pada 20 Januari 2021 pada pukul 05.30 WIB, di lobi Hotel Pia Pandan di Jalan Raya Padang Sidempuan, Kilometer 10 Pandan, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Mizal berperan orang yang menerima perintah dari Saiful, pemilik sabu-sabu tersebut. Sedangkan Mirza berperan sebagai perantara atau penghubung Mizal ke Hasballah.

Lalu Hasballah menghubungi Labon (nama panggilan) untuk menjemput sabu di Thailand. Ketiganya, Mizal, Hasballah, dan Mirza, dijanjikan Saiful akan diberi upah Rp 360 juta atau per bungkus Rp 12 juta, untuk mengambil sabu-sabu sebanyak 30 bungkus di perairan Thailand. Laboh menerima sabu di perairan Thailand pada 15 Januari 2021, lalu tiba di perairan Seunuddon, Aceh Utara, pada 17 Januari 2021. Kemudian, Hasballah menguburkan 30 bungkus sabu tersebut di kawasan tambak kawasan Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara. Mereka mulai menjalani sidang perdana di PN Lhoksukon pada 12 Juli 2021.

“Sekarang sidang tersebut menunggu tuntutan dari jaksa penuntut umum pada 27 September 2021 mendatang,” kata Humas PN Lhoksukon, Muhifuddin, SH kepada Prohaba, Kamis (23/9/2021). Sedangkan pemeriksaan saksi dan juga terdakwa dalam kasus tersebut sudah selesai pada beberapa kali sidang sebelumnya. (jaf)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved