Breaking News:

Pikap L300 Terbalik di Aceh Singkil, 20 Santri Luka-luka

Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) tunggal terjadi di lintasan Singkil-Subulussalam, tepatnya di Desa Lipat Kajang Bawah, Sabtu (2/10/2021)

Editor: bakri
DOK POLSEK SIMPANG KANAN
MOBIL pikap L300 yang membawa santri jatuh terbalik di tikungan jalan Lipat Kajang, Aceh Singkil, waat melaju kencang, Sabtu (2/10/2021). 

BANDA ACEH - Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) tunggal terjadi di lintasan Singkil-Subulussalam, tepatnya di Desa Lipat Kajang Bawah, Sabtu (2/10/2021)  sekitar pukul 10.00 WIB.

Dalam insiden itu, mobil pikap L300 yang dikendarai PM (17), pemuda Sianjo-anjo, Kecamatan Gunung Meriah, Aceh Singkil, terjatuh di tikungan dalam posisi miring ke kanan.

Saat kejadian, pikap BK 8829 BQ itu sedang membawa puluhan santri Pondok Pesantren Islamic Center Kecamatan Suro, Aceh Singkil.Sebanyak 20 santri yang menjadi penumpangnya luka-luka.Lima orang luka berat, 15 orang luka ringan.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Simpang Kanan, Iptu Ramlan yang dihubungi ProHaba, Sabtu (2/10/2021) sore dari Banda Aceh mengakui adanya laka lantas tersebut.

"Lokasi kejadian pas di tikungan.Diduga, sopir hilang keseimbangan saat mengemudikan dengan kecepatan tinggi sehingga mobilnya terjatuh ke kanan.Untungnya tak sampai terguling-guling sehingga kondisi korban tidak sampai parah," kata Iptu Ramlan.

Ia jelaskan, kecelakaan terjadi saat mobil melaju dari arah Subulussalam ke Singkil dengan kecepatan tinggi membawa para santri. "Setiba di tikungan, sopir hilang kendali dan tak dapat mengendalikan laju mobil sehingga terbalik," kata Kapolsek Simpang Kanan.

Para santri yang luka-luka kemudian dibawa ke puskesmas terdekat. Namun, lima di antaranya, atas permintaan orang tua korban, dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Subulussalam agar segera mendapatkan penanganan medis.

Santri yang dirawat di Puskesmas Simpang Kanan adalah M Ridho, warga Kampung Baru dan Syukran Agustian, warga Trans 26 Bukit Harapan. Selanjutnya Ihsan, Dwi Wira Syahputra, dan Wahyu Pratama, ketiganya warga Desa Sidorejo.

Korban lainnya adalah Raihan Iskandar, warga Blok VI Baru, Wandes Yusuf, warga Situbuh-tubuh, Abdurahman dan M Helmi, warga Ladang Bisik. Berikutnya, Syahrudin, warga Sebatang, Raiyan, warga Suka Makmur, Aswan, warga Pangkalan Sulampi, Kaulun, Alga, dan Hardiansyah, warga Bulusema, Kecamatan Suro.

Korban luka yang dirujuk ke Rumah Sakit Subulussalam adalah Raihan (13), warga Desa Bulusema, Kecamatan Suro, Syahir Maulana (13), warga Desa Kuta Batu, Kecamatan Simpang Kanan, dan M Mushab (13), warga Desa Pulo Sarok, Kecamatan Singkil.

Berikutnya, Ilham (13), warga Pulau Banyak dan Ferdi (13), warga Siompin.Kasus kecelakaan ini, menurut Iptu Ramlan, masih ditangani pihak kepolisian.Sedangkan mobil pikap yang mengalami kecelakaan tunggal itu sudah dibawa ke mapolsek.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.Korban yang lukanya tergolong parah hanya satu orang, yakni M Mushab, warga Pulau Sarok, Singkil. Tangan kanannya terlihat bengkak.

"Mungkin terkilir atau retak tulangnya atau bahkan patah.Dokter tak berani tarik kesimpulan sebelum tangan korban dirontgen. Tapi saya lihat anaknya tegar, nggak menangis," ujar Iptu Ramlan.(dik)

Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved