Breaking News:

Internasional

1 Kg Paku dan Sekrup Ditemukan Dokter di Dalam Perut Pria Lituania

Pejabat rumah sakit mengungkapkan bahwa ada seorang pria di Lituania yang mulai suka menelan benda logam setelah ia berhenti minum alkohol...

Editor: Muliadi Gani
(pixabay)
Ilustrasi paku (pixabay) 

PROHABA.CO, KLAIPEDA - Pejabat rumah sakit mengungkapkan bahwa ada seorang pria di Lituania yang mulai suka menelan benda logam setelah ia berhenti minum alkohol.

Para dokter di Lituania dibuat terkejut saat menemukan lebih dari satu kilogram paku dan sekrup dari dalam perut pasien tersebut.

Nama pria itu tidak disebutkan karena alasan kerahasiaan pasien.

Melansir The Guardian pada Sabtu (2/10/2021), pria ini pertama dirawat di rumah sakit di kota pelabuhan Baltik Klaipeda dengan keluhan sakit perut yang sangat parah.

Dokter segera mengambil tindakan pemeriksaan sinar-X ke perutnya.

Hasilnya menunjukkan, terdapat banyak potongan logam, paku, dan sekrup.

Beberapa di antaranya malah berukuran hingga 10 cm.

Baca juga: Jarang Dibelikan Jajan, Bocah 3 Tahun di Tegal Gemar Makan Tanah dan Pecahan Tembok

“Selama tiga jam operasi dengan kontrol sinar-X, semua benda asing, bahkan yang terkecil sekalipun di perut pasien dikeluarkan,” kata ahli bedah Sarunas Dailidenas.

Rumah sakit pasien pria itu membagikan kepada media lokal foto nampan bedah yang dipenuhi tumpukan paku dan sekrup.

"Kami belum pernah melihat yang seperti ini," kata Algirdas Slepavicius, kepala ahli bedah di Rumah Sakit Klaipeda kepada media setempat.

Dokter mengatakan bahwa pria itu mulai menelan benda-benda logam selama sebulan terakhir setelah dia berhenti minum alkohol.

Pasien mantan peminum alkohol ini disebutkan sekarang dalam kondisi stabil setelah operasi mengangkat 1 kg paku dan sekrup dari perutnya dinyatakan berhasil. (kompas.com)

Baca juga: Amber Luke, Wanita Yang Mentato Tubuhnya 98 Persen Merasa Lebih Kuat

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved