Virus Corona

Harga PCR Rp 300 ribu, Ridwan Kamil Usul agar Lebih Murah Lagi

Mengingat kondisi Covid-19 di Indonesia ini belum usai dan masih ada ancaman terjadinya gelombang selanjutnya.

Editor: IKL
TRIBUN JATENG/TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Ilustrasi Tes PCR | Untuk mendukung penanganan pandemi Covid19, ARTOTEL Gajahmada Semarang berkerja sama dengan RS. Panti Wilasa Dr. Cipto Semarang dan Medico menyediakan layanan PCR Swab Drive Thru yang dibuka untuk umum mulai pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB di parkir VIP ARTOTEL, Kamis (29/7/21). Untuk tes anti gen cukup membayar 195 ribu dan PCR 725 ribu. Pelayanan tes PCR Swab Drive Thru ini berlangsung hingga 26 Oktober 2021. (Tribun Jateng/Hermawan Handaka) 

PROHABA.CO - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menanggapi soal harga tes PCR yang kini telah diturunkan oleh pemerintah menjadi Rp 300 ribu.

Ridwan Kamil berharap agar tes PCR bisa lebih murah lagi, agar testing tetap terus bisa dilakukan untuk mendeteksi penyebaran Covid-19.

Mengingat kondisi Covid-19 di Indonesia ini belum usai dan masih ada ancaman terjadinya gelombang selanjutnya.

"Intinya harga harus semurah-murahnya, tapi pengamanan harus seaman-amannya. Kalau tanpa testing, baik antigen maupun PCR ibaratkan kita terlalu gegabah juga."

"Karena kita belum usai Covid-19 nya, baru surut. Sehingga saya mendukung harga test itu semurah-murahnya," kata Ridwan Kamil dalam tayangan video di kanal YouTube Kompas TV, Rabu (27/10/2021).

Meski demikian, Ridwan Kamil mengapresiasi langkah Presiden Jokowi untuk menurunkan harga tes PCR menjadi Rp 300 ribu.

Baca juga: 40 Ribuan Orang Teken Petisi, Tolak Wajib Tes PCR untuk Penerbangan

Baca juga: PAN Sebut Diturunkannya Harga Tes PCR Tak Selesaikan Akar Masalah

Karena harga Rp 300 ribu ini menang dinilai cukup meringankan.

Namun menurut Ridwan Kamil, jika bisa lebih murah, maka ia ingin harganya diturunkan lagi.

"Kalau Pak Jokowi mengarahkan di bawah Rp 300 ribu itu juga akan meringankan, kalau bisa juga lebih murah lagi," ungkapnya.

Lebih lanjut Ridwan Kamil menuturkan, selain harga murah ia ingin agar hasil tes PCR bisa didapatkan lebih cepat.

Karena tidak semua orang bepergian untuk wisata, ada juga yang pergi untuk urusan keluarga atau urgensi lainnya.

"Kedua jangan terlalu lama-lama, karena tidak semua orang bepergiannya untuk berwisata, ada urgensi dan lain-lain. Semoga secepatnya ada ukuran baru dan juga lebih murah," tuturnya.

Menkes Tolak Beri Subsidi, Sebut Harga PCR Rp300 Ribu Sudah Murah

Diwartakan Tribunnews.com sebelumnya, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menolak memberi subsidi tambahan terhadap harga tes Polymerase Chain Reaction (PCR).

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved