Virus Corona
Vaksin Covid-19 Disebut Bisa Lindungi Ibu Hamil Dari Kerusakan Plasenta Janin
Secara khusus, risiko kelahiran prematur atau kematian pada janin pun meningkat dua hingga tiga kali lipat
PROHABA.CO, BERN - Tim peneliti dari Institut Virologi dan Imunologi Swiss mengatakan bahwa ibu hamil lebih terlindungi dari bahaya pada plasenta dan janin mereka, saat mendapatkan vaksinasi virus corona (Covid-19).
Dikutip dari laman Sputnik News, Sabtu (6/11/2021), menurut temuan tim peneliti lembaga tersebut, virus corona dapat secara cepat berkembang biak dan menginfeksi sel plasenta manusia.
"Fakta bahwa virus dapat menginfeksi dan berkembang biak di plasenta menunjukkan perlunya perempuan divaksinasi," kata para peneliti, dalam sebuah pernyataan.
Baca juga: Staf Khusus Wapres: Isu PCR Dinilai Kental Muatan Politis
Baca juga: Dua Menteri Diduga Terlibatan Bisnis PCR ,Harus Segera Ditindaklanjuti
Perlu diketahui, ibu hamil 70 persen lebih rentan terinfeksi dibandingkan orang lainnya pada kelompok usia yang sama, dengan risiko perkembangan parah mengalami peningkatan hingga 10 persen.
Secara khusus, risiko kelahiran prematur atau kematian pada janin pun meningkat dua hingga tiga kali lipat.
"messenger RNA (mRNA) dalam vaksin tidak masuk ke janin, sementara antibodi yang dikembangkan oleh ibu melewati penghalang plasenta dan karena itu akan melindungi anak," jelas institut itu.
Pada Kamis lalu, seorang pejabat di Badan Obat Eropa, Marco Cavaleri mengatakan bahwa pengawas mendukung vaksinasi di kalangan ibu hamil.
Hal itu karena ibu hamil merupakan kelompok populasi yang rentan terpapar virus ini.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Vaksin Covid-19 Disebut Bisa Lindungi Ibu Hamil Dari Kerusakan Plasenta Janin
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Suntik-Ibu-Hamil-Vaksin.jpg)