Breaking News:

Tahukah Anda

Ditemukan, Obat Antivirus untuk Melawan Semua Varian Covid-19

Selain mengembangkan vaksin Covid-19, para ilmuwan juga terus mencari dan mengembangkan obat untuk mengatasi infeksi Covid-19. Sebuah studi baru ...

Editor: Muliadi Gani
FOTO: SHUTTERSTOCK
Ilustrasi virus corona, Covid-19. 

PROHABA.CO - Selain mengembangkan vaksin Covid-19, para ilmuwan juga terus mencari dan mengembangkan obat untuk mengatasi infeksi Covid-19.

Sebuah studi baru menemukan, senyawa dalam tanaman beracun yang dijuluki ‘wortel mematikan’ ternyata mampu memblokir aktivitas semua varian Covid-19 dalam kultur sel yang terisolasi.

Melansir IFL Science, senyawa tersebut dikenal sebagai thapsigargin (TG), agen antivirus yang memicu respons imun dalam sel inang yang menghentikan replikasi virus dan tampaknya efektif melawan semua varian Covid-19 yang diketahui, termasuk varian Delta yang sangat menular.

Senyawa TG yang diekstrak dari tanaman yang disebut Thapsia garganica ini sebelumnya ditemukan bermanfaat untuk menghambat aktivitas beberapa virus influenza dan strain asli SARS-CoV-2.

Kemudian, munculnya berbagai varian baru Covid-19 membuat para peneliti mencari tahu, apakah senyawa tersebut juga mampu memblokir beberapa pathogen yang lebih ganas.

Baca juga: Pfizer Setuju Produksi Obat Covid-19 Versi Generik, akan Dipasok ke 95 Negara

Para peneliti lalu membandingkan potensi varian Alpha, Beta, dan Delta.

Untuk melakukannya, mereka menginfeksi kultur sel manusia dengan setiap strain dan mengukur viral load RNA dalam sampel ini 24 jam kemudian.

Hasil awal menunjukkan bahwa varian Delta sejauh ini paling produktif, berlipat ganda, dan menyebar dengan kecepatan empat kali lebih tinggi dari varian Alpha dan sembilan kali lebih tinggi dari varian Beta.

Para peneliti juga menemukan bahwa strain Delta secara signifikan meningkatkan potensi penggandaan varian lain ketika sel terinfeksi bersama dengan dua virus SARS-CoV-2 yang berbeda.

Yang mengkhawatirkan, semua kombinasi koinfeksi menghasilkan apa yang disebut peneliti sebagai “sinergi multiplikasi”, di mana load virus baru lebih besar daripada jumlah dua varian yang terlibat.

Baca juga: Potensi Obat Covid-19 Ternyata Ditemukan pada Obat Cacing Pita

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved