Breaking News:

Kasus Kekerasan terhadap Anak dan Perempuan di Aceh Meningkat

Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak pada tahun 2021 meningkat dibanding tahun sebelumnya. Dalam rentang waktu Januari- September 2021 ...

Editor: Muliadi Gani
Parapuan
Ilustrasi kekerasan terhadap anak dan perempuan 

PROHABA.CO, BANDA ACEH – Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak pada tahun 2021 meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Dalam rentang waktu Januari- September 2021 tercatat sudah 697 kasus yang diterima oleh Unit Pelaksana Tugas Dinas (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Provinsi Aceh.

Sementara, pada tahunb 2020 tercatat kekerasan terhadap perempuan dan anak 905 kasus.

“Kalau tahun 2019 lebih dari 1.000 kasus yang kita terima, lalu menurun pada 2020 menjadi 905 kasus.

Namun, untuk tahun 2021 per September, kita terima laporan dan kabupaten/kota sebanyak 697 kasus.

Itu belum lagi untuk Oktober, November, dan Desember,” kata Kepala UPTD PPA Provinsi Aceh, Dra Irmayani Ibrahim kepada wartawan seusai menjadi satu di antara narasumber pada kegiatan Peringatan 16 Hari Antikekerasan terhadap Perempuan (HAKTP) 2021.

Kegiatan tersebut dilaksanakan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Banda Aceh bersama Forum Jurnalis Lingkungan (FJL), Flower Aceh, dan Balai Syura yangadakan diskusi kelompok perempuan dan paralegal komunitas dengan pengambil kebijakan dan media dalam rangka Kampanye 16 HAKTP 2021.

Baca juga: Diduga Alami Kekerasan, Bayi di Aceh Jaya Tewas

Tema yang diusung dalam kegiatan ini adalah “Pemenuhan HAM dan Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan.”

Acaranya berlangsung di Kantor AJI Banda Aceh pada Jumat (10/12/2021).

“Jadi, kita berharap kasusnya menurun, tapi enggak tahu karena pandemi ruang gerak juga berkurang, sehingga terjadi kekerasan baik itu disebabkan oleh ekonomi, sosial, dan lainnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved