Breaking News:

Luar Negeri

Menyetel Musik Terlalu Keras, Wanita Australia Ditangkap Polisi

Seorang perempuan di Adelaide, ibu kota Australia Selatan ditangkap karena menyetel musik terlalu keras pada pagi hari Rabu (15/12/2021) ...

Editor: Muliadi Gani
FOTO: ABC INDONESIA
Ilustrasi garis polisi. Polisi Australia Selatan menangkap seorang perempuan yang memainkan musik terlalu keras di waktu subuh dan dilaporkan pihak tetangga yang merasa terusik. 

PROHABA.CO, CANBERRA - Seorang perempuan di Adelaide, ibu kota Australia Selatan ditangkap karena menyetel musik terlalu keras pada pagi hari Rabu (15/12/2021).

Polisi dipanggil ke sebuah rumah di kawasan Huntfield pada pukul 04.45 waktu setempat, setelah mendapat sejumlah laporan dari tetangga yang merasa sudah tidak tahan lagi dengan suara musik yang keras.

Kate Dawson dari Kepolisian Australia Selatan mengatakan, saat polisi mendatangi rumah perempuan itu, suara musik masih menggelegar, kemudian mereka mencoba mengetuk pintu.

"Ketika perempuan berusia 36 tahun keluar, kami menangkapnya dan mematikan musik," ujarnya.

Baca juga: Para Santri Tutup Telinga saat Dengar Musik Menuai Kritikan, Sujiwo Tejo Ajak Toleransi

Perempuan itu ditangkap karena telah melanggar Undang-Undang Environment Protection, sedangkan stereo dan perlengkapan musiknya ikut disita polisi.

"Ini jadi peringatan bagi masyarakat untuk mempertimbangkan orang lain yang tinggal di sekitar mereka," ujar Kate.

"Bukannya kita melarang menyetel musik untuk dinikmati, tapi milikilah rasa kesopanan dengan tetangga sekitar dan jangan menyetel terlalu keras pada waktu subuh," ujarnya.

Pelajaran penting bagi semua untuk hidup bertenggang rasa dengan tetangga. (kompas.com)

Baca juga: Ketagihan Akting, Mahalini Tetap Tak Tinggalkan Musik

Baca juga: Pria Australia Miliki Batu Besar yang Lebih Mahal daripada Emas

Baca juga: Australia Bakar 3 Kapal Nelayan asal Indonesia

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved