Breaking News:

Oknum TKSK di Abdya Diduga Potong Uang Bantuan

Oknum Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kecamatan Setia, Aceh Barat Daya (Abdya), diduga melakukan pemotongan uang bantuan pangan nontunai

Editor: Muliadi Gani
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi uang 

PROHABA.CO, BLANGPIDIE - Oknum Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kecamatan Setia, Aceh Barat Daya (Abdya), diduga melakukan pemotongan uang bantuan pangan nontunai (BPNT).

Informasi yang diperoleh Prohaba, ada seratusan warga yang kabarnya menjadi korban pemotongan uang BPNT oleh oknum tersebut. 

Pemotongan uang itu dilakukan sang oknum dengan cara mengumpulkan seluruh kartu anjungan tunai mandiri (ATM) milik para penerima manfaat, selanjutnya menarik uang para penerima manfaat melalui ATM tersebut.

Misalnya, para penerima manfaat itu menerima uang sebesar Rp 1,2 juta, tapi yang diterimanya hanya Rp 600.000.

Sebagian uang yang dipotong itu, malah ada yang diganti dengan sembako.

Sayangnya, sembako yang diberikan itu nilainya tidak mencapai Rp 600.000 dari uang yang dipotong tersebut.

Sekretaris Kecamatan Setia, Syamsul Hidayat saat dikonfirmasi mengakui adanya oknum TKSK yang melakukan pemotongan uang bantuan tersebut.

Baca juga: 688.800 Dosis Vaksin Astra Zeneca Bantuan Prancis Tahap ke-5 Tiba di Indonesia

Baca juga: Rekayasa Kematian Sang Ayah, Pria Ini Panggil Tetangga Ingin Bantuan

“Iya benar, tapi jumlah pastinya saya tidak tahu,” ujar Sekcam Setia, Syamsul Hidayat.

Menurutnya, pemotongan itu dilakukan dengan cara memotong sebagian uang yang didapat penerima manfaat, lalu diganti dengan paket sembako.

“Dulu kan hanya kartu dan ambil barang di kios yang telah ditentukan.

Tapi sekarang tidak lagi, sudah dalam bentuk uang, kalau tidak salah saya Rp 200.000 per bulan.

Nah, dari uang itulah dipotong,” ungkap pria yang akrab disapa  SHY tersebut.

Rata-rata uang yang dipotong itu, lanjutnya, melalui ATM warga yang menyerahkan kartu ATM-nya kepada oknum TKSK tersebut.

“Jadi, di situlah ia melancarkan aksinya. Seharusnya, tugas mereka hanya mendampingi agar uang itu dimanfaatkan sebaik-baiknya, bukan mengintervensi, apalagi memotong sepihak seperti itu,” pungkasnya.  (c50)

Baca juga: Pria Naik 100 Anak Tangga dengan Menjunjung Adiknya, Pecahkan Rekor Dunia

Baca juga: Pura-Pura Cuci Tangan, Tahanan Polres Bekasi Berhasil Kabur

Baca juga: Innova Tubruk Honda Beat, Dua Gadis Aceh Timur Tewas, Terjadi Saat Menyeberang

 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved