Breaking News:

Petani Serai Wangi di Gayo Lues Hanyut di Sungai, Mayat Tersangkut di Akar Pohon

Sulaiman, petani serai wangi berusia 34 tahun asal Desa Pantan Kela, Kecamatan Tripe Jaya, Kabupaten Gayo Lues (Galus) ditemukan meninggal ...

Editor: Muliadi Gani
FOTO FOR PROHABA
Petani serai wangi, Sulaiman hanyut dan ditemukan jadi mayat, Selasa (11/1/2022). Mayatnya tersangkut di akar pohon dalam aliran Sungai Kala Tripe kawasan Perlak, Gayo Lues dan ditemukan Selasa (11/1/2021) sekitar pukul 17.45 WIB. 

PROHABA.CO, BLANGKEJEREN - Sulaiman, petani serai wangi berusia 34 tahun asal Desa Pantan Kela, Kecamatan Tripe Jaya, Kabupaten Gayo Lues (Galus) ditemukan meninggal.

Mayatnya tersangkut di akar pohon dalam aliran Sungai Kala Tripe kawasan Perlak, Gayo Lues, Selasa (11/1/2021) sekitar pukul 17.45 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Prohaba, korban diduga tenggelam dan hanyut di Sungai Kala Tripe, Selasa (11/1/2021) dini hari.

Ketika itu rekannya bernama Abu Thalib (45), warga desa yang sama, tertidur di dalam pondok tempat penyulingan minyak serai wangi dan nilam yang mereka tempati berdua di Arul Engang.

Abu Thalib bekerja di tempat penyulingan minyak serai wangi dan minyak nilam milik korban.

Korban ketika itu diperkirakan membersihkan kebun serai miliknya.

Sekitar pukul 03.00 WIB dini hari Abu Thalib terbangun dari tidurnya dan melihat Sulaiman sudah tak ada.

Baca juga: Hilang Berhari-hari, Suami Temukan Istri dan Pria Tewas di Kamar Hotel

Baca juga: Dua Pencari Ikan Hanyut di Sungai, Satu Ditemukan Meninggal Dunia

Kemudian, ia mencari dan memanggil-manggil korban dalam gelap gulita saat dini hari itu, tetapi korban tak ditemukan.

Juga tak ada sahutan.

Selanjutnya, Abu Thalib pulang dan melaporkan hal itu kepada istri korban, warga, perangkat desa, Babinsa, dan Babinkamtibmas di Desa Pantan Kela.

Kemudian petugas bersama warga melakukan upaya pencarian di lokasi tempat penyulingan minyak serai, kebun korban, dan menyisir aliran sungai tersebut.

Akhirnya korban ditemukan sudah jadi mayat tersangkut pada akar pohon kayu di tengah-tengah Sungai Kala Tripe.

Kapolres Galus, AKBP Carlie Syahputra Bustamam melalui Kapolsek Tripe Jaya, yang dikonfi rmasi Prohaba mengatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada mayat lelaki ini.

Korban pun sudah dikebumikan di perkuburan umum Desa Pantan Kela pada Rabu kemarin. (c40)

Baca juga: Identitas Mayat Hanyut di Krueng Leupung Balue Masih Misterius

Baca juga: Petugas Kebersihan Kualanamu Temukan Perhiasan Emas di Toilet

Baca juga: Bentrok Warga di Papua, Dua Tewas dan 24 Luka

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved