Berita Sepakbola
Ekuador 1 Vs 1 Brasil, Faktor Ketinggian Bukan Alasan
KAPTEN Brasil, Casemiro menyebut faktor ketinggi- an lokasi tak bisa menjadi alasan untuk hasil imbang tim Samba 1-1 kontra tuan rumah Ekuador
KAPTEN Brasil, Casemiro menyebut faktor ketinggi- an lokasi tak bisa menjadi alasan untuk hasil imbang tim Samba 1-1 kontra tuan rumah Ekuador dalam pekan ke-15 Kualifikasi Piala dunia 2022 zona Conmebol di Stadion Rodrigo Paz Delgado, Quito, Jumat (28/1).
Duel berlangsung penuh drama, dimana kedua tim sama-sama kehilangan satu pemain dalam laga tensi tinggi tersebut.
Tim Samba unggul lebih dulu lewat gol Casemiro saat laga baru berlangsung enam menit.
Gelandang Real Madrid ini menyambar bola liar dengan kaki kanan untuk membobol gawang tuan rumah.
Itulah gol keli- manya dalam 60 laga untuk Brasiul.
Menit 15, tuan rumah ber- main dengan sepuluh pemain setelah Kiper Alexander Do- minguez diganjar kartu merah oleh wasit Wilmar Roldan setelah melanggar Matheus Cunha di luar kotak penalti.
Tapi sepuluh menit kemu- dian giliran pemain Brasil yang diusir.
Baca juga: Ekuador Vs Brasil, Kini Vini!
Baca juga: Mantan PSK Brasil Ini Ngaku Pernah Disewa Cristiano Ronaldo, Tarifnya Seharga Rumah
Emerson Royal diganjar kartu kuning kedua setelah melanggar pemain Ekuador di sisi lapangan dalam duel udara.
Babak kedua semakin seru.
Brasil diuntungkan dengan keputusan berdasar VAR sehingga hukuman penalti tak jadi diberikan se- telah Raphinha sebelumnya dianggap melanggar Pervis Estupinan.
Menit ke-75, tuan rumah menyamakan kedudukan jadi 1-1.
Felix Torres sukses merobek gawang Alisson setelah menyambar bola umpan sepak pojok dengan sundulan.
Jelang laga berakhir, tim Samba kembali diselamatkan VAR.
Wasit memberi penalti setelah Alisson dianggap melanggar lawan dan kiper Brasil itu diganjar kartu kuning kedua.
Baca juga: Legenda Sepak Bola Brasil, Pele Keluar dari Rumah Sakit Sao Paulo, Operasi Tumor Usus Besar
Baca juga: Man City Vs Everton, Ajang Duel Striker asal Brasil
Setelah me- ninjau VAR, wasit meralat keputusannya, dan laga pun berakhir imbang 1-1.
Hasil imbang ini makin meneguhkan dominasi Eku- ador saat main di kandang.
Dari delapan laga kandang di kualifikasi ini, mereka tercatat hanya sekali kalah.
Faktor ketinggian, di mana Quito berada pada 2.850 meter di atas permu- kaan laut, kerap jadi salah satu penyebab utama pe- main tim tamu kewalahan.
Lantaran tak bisa dengan oksigen tipis.
Namun, menurut Case- miro hal itu tak bisa jadi alasan.
"Selalu sangat sulit untuk bermain di sini, tetapi itu (ketinggian) bukan alasan bagi kami.
Kami bekerja, kami mencoba dan kami berjuang.
Pikiran kami adalah terus berkembang untuk mencapai Piala Dunia dengan baik - katanya.
Dia mengakui, Ekuador adalah tim yang kuat semua lini.
"Hasil imbang ini adil.
Mereka pantas berada di posisi ketiga.
Sekarang kami harus fokus pada pertandingan beri- kutnya," ujar Casemiro.
Brasil yang sudah pasti lolos makin kokoh di puncak dengan 36 angka dari 14 laga.
Sementara Ekuador meman- tapkan posisi di peringkat tiga dengan 24 poin dari 15 laga. (Tribunnews/den)
Baca juga: Hasil Copa America 2021 - Bungkam Ekuador, Argentina ke Semifinal Berkat Gol Tendangan Bebas Messi
Baca juga: Menangkan 11 Dari 12 Pertandingan Kualifikasi, Brasil Lolos ke Piala Dunia Qatar 2022
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Striker-Brasil-Gabriel-Jesus-kiri-ditekel-Pemai.jpg)