Kriminal

Miliki Ganja 147 Kg, Jaksa Tuntut Terdakwa 16 Tahun Penjara

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bener Meriah, Ahmad Lutfi SH menuntut terdakwa Jumino bin Karji dengan pidana penjara 16 tahun ...

Editor: Muliadi Gani
FOTO: DOK. POLRES BENER MERIAH
Terdakwa pemiliki 147 kg ganja kering, Jumino bin Karji, dituntut Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Bener Meriah dengan pidana penjara 16 tahun. 

PROHABA.CO, REDELONG - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bener Meriah, Ahmad Lutfi SH menuntut terdakwa Jumino bin Karji dengan pidana penjara 16 tahun.

Menurut jaksa, terdakwa terbukti bersalah dalam perkara narkotika golongan I jenis ganja, yakni memiliki 147 kilogram (kg) ganja kering.

Tuntutan jaksa itu dibacakan dalam persidangan yang dipimpin ketua majelis hakim, Ahmad Nurhidayat MH dibantu dua anggota, Dedi Alnando MH dan Rizki Fadila SH, di Pengadilan (PN) Simpang Tiga Redelong, Bener Meriah, Senin (31/1/2022).

Dalam persidangan itu, jaksa menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum membawa, mengirim, mengangkut atau mentaransito narkotika golongan I dalam bentuk tanaman sebagaimana dalam dakwaan ke-3 jaksa, yaitu Pasal 115 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Terhadap terdakwa dituntut 16 tahun penjara dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan dan pidana denda sebesar Rp 1 miliar, subsidair 3 bulan penjara,” ujar Kepala Seksi Intelijen Kejari Bener Meriah, Ully Fadil MH dalam keterangan resmi kepada Prohaba, Senin (31/1/2022).

Baca juga: Polres Galus Musnahkan 59,7 Kilogram Ganja Kering

Lanjutnya, barang bukti berupa lima karung besar berwarna putih dengan jumlah keseluruhan sebanyak 147 kg ganja dirampas untuk dimusnahkan.

Selain itu, dua unit handphone beserta satu unit mobil Toyota Kijang Innova dan uang tunai senilai Rp 2 juta dirampas untuk negara.

“Terdakwa membawa ganja sebanyak 147 kilogram dengan upah Rp 14.700.000,” jelasnya.

Menurutnya, terhadap tuntutan jaksa itu, terdakwa akan melakukan pembelaan melalui penasihat hukumnya Railawati SH.

“Selanjutnya sidang dilanjutkan pada Kamis, 3 Februari 2022 dengan agenda pembacaan pleidoi dari terdakwa melalui penasihat hukumnya,” terangnya.

Seperti diketahui, terdakwa pada 9 Oktober 2021 berangkat dari Gayo Lues menuju Bener Meriah dengan membawa 147 kg ganja menggunakan mobil Toyota Kijang Innova.

Baca juga: Personel Polsek Juli Bireuen Musnahkan Ganja 1/2 Hektare

Setiba di Bener Meriah, terdakwa pulang ke rumah di Kampung Reje Guru, Kecamatan Bukit, untuk istirahat.

Setelah itu, terdakwa melanjutkan misinya untuk mengantar barang haram tersebut kepada IS dengan perjanjian bertemu di Simpang Kantor Bupati Bener Meriah.

Tiba di lokasi, terdakwa bertemu dengan seorang laki-laki yang belum dikenalnya dan orang tersebut adalah yang akan menerima ganja itu.

Kemudian, terdakwa bersama orang tidak dikenal itu menuju ke Kampung Tinkem Benyer, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah.

Dalam perjalanan, tiba-tiba terdakwa dicegat personel Satresnarkoba Polres Bener Meriah dan langsung mengamankannya.

Setelah dilakukan penggeledahan, polisi menemukan barang bukti berupa 147 bal narkotika jenis ganja kering dan dua unit handphone. (bud)

Baca juga: Kirim 6 Kg Ganja Lewat Kantor Pos, 2 IRT Dicokok

Baca juga: Rudapaksa Pacar, Pemuda Aceh Jaya Ditangkap Polisi

Baca juga: Setelah 10 Tahun Berhenti, Pabrik Pupuk Iskandar Muda-1 Kembali Beroperasi

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved