Berita Sepakbola
Barcelona vs Napoli, Pertaruhan Ketajaman Auba
Emerick Aubameyang kemungkinan akan menjalani debut saat Barcelona menjamu Napoli dalam pertandingan leg pertama babak 32 Liga Europa
PIERRE-Emerick Aubameyang kemungkinan akan menjalani debut saat Barcelona menjamu Napoli dalam pertandingan leg pertama babak 32 Liga Europa di Camp Nou, Barcelona, Jumat (18/2/2022) dini hari WIB nanti.
Mantan penyerang Arsenal ini sebelumnya hanya melakoni peran sebagai pemain pengganti yang masuk di pertengahan babak kedua, saat Barca menghancurkan Atletico Madrid 4-2, dan ditahan Espanyol 2-2.
Total bermain 57 menit dianggap sudah cukup untuk memanaskan mesin striker asal Gabon berusia 32 tahun tersebut.
Dan, Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez seperti dikutip dari Sportmole, bakal memasangnya sebagai starter di lini depan bertandem bareng Adama Traore, dan Gavi, atau Ferran Torres dalam formasi 4-3-3 dini hari nanti.
Napoli bukan klub yang terlalu asing bagi Auba.
Dia dibesarkan di lingkungan AC Milan yunior sehingga sudah hapal iklim sepak bola di Italia.
Gol pertamanya di Eropa juga dicetak ke gawang Napoli saat membantu Borussia Dortmund menang 3-1 pada musim 2013/2014.
Auba juga tampil dalam dua leg penuh untuk Arsenal saat dikalahkan Napoli 0-2, dan 1-0 pada perempat final Liga Europa 2018/2019.
Kecepatan dan kepiawaian Auba menggocek bola akan jadi ancaman nyata untuk para bek Napoli.
Baca juga: Dulu Dibuang Manchester United, Kini Memphis Depay akan Didepak Barcelona Demi Datangkan Haaland
Baca juga: Napoli Vs Inter Milan, Keunggulan Inter Dipertaruhkan
Masalahnya, sang striker sudah lama tak bermain, hingga ketajamannya harus dipertanyakan.
Terakhir kali Auba bermain saat Arsenal digebuk Manchester United 3-2 dalam lanjutan Liga Primer 3 Desember lalu.
Ada jarak dua bulan terentang.
Dan itu menjadi pertaruhan, apakah dengan absen selama jangka waktu tersebut, Auba jadi tumpul, atau justru makin tajam? Barca sendiri turun level ke Liga Europa setelah hanya finis ketiga di Grup E di belakang Bayern Muenchen, dan Benfica, kalah tiga kali dari enam laga.
Ini jadi kali pertama Los Cules tampil di Liga Europa dalam 17 tahun terakhir.
Pastinya, ini bukanlah turnamen yang semula ditargetkan oleh mereka.
Namun, Liga Europa menjadi satu-satunya target trofi realistis saat ini bagi La Blaugrana.
Pasalnya, mereka sudah tersingkir dari ajang Copa del Rey, sedang di La Liga mereka bertahan di posisi empat klasemen sementara, terpaut 15 poin dari Real Madrid di puncak.
Sementara bagi Napoli, Liga Europa bisa dibilang sebagai taman bermain.
Baca juga: Barcelona Vs Atletico Madrid, Duel Empat Besar
Baca juga: Napoli vs Leicester City, Duel Hidup Mati
Bersama Ajax, dan Olympiacos mereka jadi tim paling sering lolos ke babak knockout sebanyak sembilan kali.
Il Partenopei lolos ke babak 32 besar setelah jadi runner-up di Grup C Liga Europa, dengan mengemas sepuluh poin dari enam laga melawan Spartak Moscow, Leicester City, dan Legia Warsaw.
Skuat asuhan Luciano Spalletti ini datang ke Barcelona dengan penuh kepercayaan diri setelah bermain imbang 1-1 kontra AC Milan dalam lanjutan Serie A akhir pekan lalu.
Saat ini mereka berada di posisi tiga klasemen sementara, hanya berselisih dua poin dari AC Milan di puncak.
Dengan demikian, Napoli masih punya peluang untuk ikut dalam perburuan scudetto bersama Milan, dan Internazionale.
Di laga ini, pelatih Spalletti kemungkinan memasang formasi 4-2-3-1 dengan Victor Osimhen sebagai striker sentral, ditopang Lorenzo Insigne, dan Fabian Ruiz di belakangnya.
Kedua tim terakhir bertemu di babak 16 besar Liga Champions 2020.
Saat itu laga berakhir imbang 1-1 di Italia, dan 3-1 di Camp Nou untuk kemenangan Barcelona. (tribunnews/den)
Baca juga: Dua Kali Ditunda, Ini Penyebab Real Madrid dan Barcelona Gagal Tanding di Stadion JIS
Baca juga: Perebutan Gelar Serie-A Makin Sengit, Inter Milan Kalahkan Pemimpin Klasemen Napoli
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/n-pengganti-yang-masuk-di-pertengaha.jpg)