Kriminal

Pria Beristri Rudapaksa Wanita Penjual Bakso Bakar, Korban Dinodai di Hutan

Kasus rudapaksa terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatra Selatan (Sumsel). Korbannya adalah wanita penjual bakso bakar ...

Editor: Muliadi Gani
KOMPAS.COM/HANDOUT
Ilustrasi pencabulan 

PROHABA.CO, OKU - Kasus rudapaksa terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatra Selatan (Sumsel). Korbannya adalah wanita penjual bakso bakar.

Sedangka tersangka pelakunya adalah pria beristri berinisial CW (23).

Hubungan korban dengan tersangka pelaku adalah sama- sama saling kenal.

Kini, CW telah diamankan polisi untuk dimintai pertanggungjawabannya.

Kapolres OKU Selatan, AKBP Indra Arya Yudha MH, didampingi Kasatreskrim didampingi Kasat Reskrim AKP Acep Yuli Sahara SH, yang disampaikan melalui melalui Kasi Humas AKP Johan Syafri, mengakui telah mengamankan tersangka.

“Ya, saat ini tersangka sudah diamankan di Mapolres OKU Selatan,” ungkap Kasi Humas, Selasa (15/2/2022).

Kepada polisi korban mengatakan perbuatan asusila tersebut bermula saat korban tengah berjualan bakso bakar di sebuah taman wilayah Kota Muaradua.

Baca juga: Usai Ceraikan Istri Keempat, Pria Sumut Rudapaksa Anak Tiri

Di lokasi itu tersangka mendatangi korban dan berbincang-bincang.

Tak lama setelahnya ayah mertua korban meminta tersangka untuk mengantarnya pulang.

Seusai mengantar, tersangkan kembali ke lokasi.

Lalu, dia mengajak korban mengambil bambu di hutan area Pemkab OKU Selatan dengan dalih telah disuruh oleh ayah mertua korban.

Korban tak langsung percaya dan menanyakan hal itu pada ayahnya dengan meminjam kendaraan untuk pulang.

“Kagek aku tanyo bak dulu (nanti saya tanyakan dengan ayah dulu),”terang korban.

Baca juga: Seorang Pria di Sergai Rudapaksa Anak Tirinya Setelah Ceraikan Istri Keempat

Ternyata benar, pelaku telah diminta oleh ayah mertua untuk mengajaknya mencari bambu di hutan hingga keduanya pun pergi ke hutan.

Tanpa pikir panjang setibanya di lokasi yang dirasa aman pelaku langsung membekap mulut korban sembari memegang sebilah pisau.

Korban yang dibawa ancaman tak dapat berbuat banyak saat tubuhnya digerayangi tersangka.

“Atas kejadian tersebut, korban langsung melaporlan ke SPKT Polres OKU Selatan, dan pelakunya langsung kita amankan, saat pelaku sedang di rumah mertuanya,” terang Kasi Humas.

Atas perbuatanya, pelaku dijerat penyidik dengan Pasal 289 KUHPidana atas pemaksaan melakukan cabul dengan ancaman dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara. (SerambiNews. com)

Baca juga: Bejat! Ayah Rudapaksa Anak Tiri Hingga Hamil, Pelaku Diringkus Polisi

Baca juga: Ibunda Lega, Sidang Cerai Putrinya Dhena Devanka dan Jonathan Frizzy Selesai

Baca juga: Peningkatan Tren Olahraga Outdoor Saat Pandemi Covid-19

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved